>
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Daerah Penghasil Batik Terbesar di Indonesia

Daerah Penghasil Batik Terbesar di Indonesia

Indonesia memiliki warisan seni budaya yang beragam dan masih dilestarikan sampai saat ini. Salah satunya yaitu batik yang menjadi ikon Negara Indonesia yang banyak dikenal oleh mancanegara. Motif pada batik memiliki makna tersendiri yang menunjukkan tentang karakteristik dari mana batik itu dibuat. Berikut ini beberapa daerah penghasil batik terbesar di Indonesia dan terkenal di kalangan nasional maupun internasional.


Daerah-Daerah Penghasil Batik di Indonesia

1. Yogyakarta

Daerah yang dinobatkan sebagai kota pelajar ini mendapatkan sebuah gelar sebagai kota batik dunia oleh World Craft Council. Popularitas batik Yogyakarta meningkat sejak diberikannya gelar tersebut. Batik Yogyakarta ini didominasikan dengan warna-warna netral, hitam, putih, coklat, dan warna-warna yang lainnya. Pemilihan warna yang dipadukan juga memiliki nilai keindahan yang sangat indah.

Batik Yogyakarta memiliki variasi motif seperti amiluto, gompol, sido mukti, dan wahyu tumurun cantel. Motif-motif tersebut memiliki perannya masing-masing, untuk motif amiluto dipakai pada acara pertunangan, motif gompol dipakai pada upacara pernikahan, motif sido mukti digunakan pada acara ijab kabul, sedangkan motif wahyu tumurun cantel digunakan pada acara temu manten.


2. Pekalongan

Pekalongan adalah daerah penghasil batik terbesar di Indonesia. Daerah yang berjarak 100 km dari Kota Semarang ini menjadi tempat khusus sebagai sentra batik terbesar yang ada di Indonesia. Batik dari daerah Pekalongan ini mendapatkan sebuah julukan batik pesisir, hal ini dikarenakan lokasi dari Pekalongan ini berada di pesisir Pulau Jawa.

Ciri khas dari batik Pekalongan ini adalah pilihan warnanya yang menggunakan warna-warna yang cerah. Hampir seluruh batik Pekalongan ini memiliki motif yang bertemakan alam. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh dari tiga negara besar yakni, Belanda, Arab, dan China.

Dengan adanya julukan sebagai daerah penghasil batik terbesar, daerah Pekalongan ini membuat sebuah museum yang khusus untuk batik. Batik yang dipajang di dalam museum batik ini tidak hanya dari daerah Pekalongan saja, tetapi ada juga batik dari daerah nusantara lainnya.


3. Solo

Selain daerah Pekalongan, Solo juga menjadi daerah di Indonesia dengan penghasil batik terbanyak. Kota yang mendapatkan sebuah julukan the spirit of java ini memiliki banyak sekali batik-batik yang menawan. Batik di daerah ini memiliki pengaruh dari Kerajaan Majapahit Dan Kerajaan Mataram.

Batik Solo ini hampir kebanyakan bercorak pemandangan alam. Motif-motif batik yang dibuat memiliki sebuah makna yang sangat mendalam. Motif sido asih yang memiliki sebuah arti keluhuran, motif sido mulyo memiliki arti kebahagiaan, motif satrio wibowo yang memiliki arti keindahan hidup di dunia, dan masih banyak motif lainnya yang bermakna sangat dalam.


4. Pulau Bali

Pulau Bali atau biasa disebut dengan sebutan Pulau Dewata ini adalah salah satu daerah yang menghasilkan berbagai macam motif batik yang unik-unik. Batik Bali memiliki ciri perpaduan antara warna-warna cerah yang menggambarkan kebudayaan Bali. Kain batik ikonik milik Indonesia memiliki motif berbentuk hewan.

Contoh batik yang berasal dari Bali yaitu batik motif singa barong, motif buketan, motif Ulamsari Mas, serta motif merak abyorhokokai. Keempat motif batik tersebut sangat ramai di pasaran lokal bahkan sampai ke ranah internasional.


Itulah 4 daerah penghasil batik terbesar di indonesia. Semua batik yang dihasilkan di keempat daerah tersebut memiliki kualitas yang tidak main-main bagusnya. Bahkan batik dari keempat daerah tersebut ada yang sudah di ekspor ke luar negeri karena keindahan motifnya.


Daerah Penghasil Batik Terbaik di Indonesia - Padang ekspres

Posting Komentar untuk "4 Daerah Penghasil Batik Terbesar di Indonesia"