Date Selasa, 29 July 2014 | 17:43 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Teras Utama

Peringkat Satu Sumbar

Fauzi Bahar

Wali Kota padang

Peringkat Satu Sumbar

Pada akhirnya berhasil juga kerja keras semua pihak. Terbayar juga capek dan jerih payah semua orang. Orangtua, siswa, wali kelas, kepala sekolah, pengawas, jajaran dinas pendidikan, semua pihak tak dapat disebutkan satu per satu, dan teristimewa ibu dan bapak guru tak pernah bosan, sepanjang hari mengajar dan mendidik murid untuk berhasil lulus dalam ujian nasional.

Saya mengetahui benar, ada beberapa ibu dan bapak guru sebelum ujian nasional berlangsung dalam keadaan sakit, tetapi memaksakan diri hadir di sekolah demi mempersiapkan anak-anaknya menghadapi ujian nasional. Dan, itu telah terbayar.

Padang memimpin di posisi puncak, atau peringkat satu tingkat kelulusan jenjang SMA se-Sumatera Barat. Kepada ibu dan bapak guru kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya.

Target lulus 100 persen sesuai estimasi saya memang belum tercapai. Tetapi, keberhasilan meraih peringkat pertama dari 19 kabupaten/kota se-Sumbar cukup menggembirakan. Untuk kesekian kali Tuhan menunjukkan, di atas kerja keras dan niat mulia puncaknya keberhasilan.

Raihan prestasi peringkat pertama ini pernah diraih sekitar enam tahun lalu. Dan, inilah hasil menggembirakan itu. Untuk rata-rata kelompok IPA, Padang meraih nilai total rata-rata 40,94 sementara nilai rata-rata provinsi 37,09. Untuk kelompok IPS nilai rata-rata 38,80, sedangkan nilai rata-rata provinsi kelompok IPS 34,10.

Keberhasilan ini bagi Pemko Padang adalah momentum paling penting menjadikan Padang sebagai kota pendidikan. Caranya, memberdayakan semua sumber daya, mengingat Padang tempat bernaungnya beberapa perguruan tinggi ternama. Beliau-beliau itu sangat bermanfaat bagi Padang untuk memantapkan Padang sebagai kota pendidikan.

Untuk itu, saya langsung memerintahkan jajaran Dinas Pendidikan Kota Padang segera merumuskan kembali langkah-langkah aksi nyata mewujudkan Padang sebagai kota pendidikan. Segera menyusun skala prioritas terukur sesuai kekuatan anggaran, serta memanfaatkan segala peluang kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada.

Juga, beberapa kunjungan studi banding dan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan luar negeri, seperti Malaysia, Jerman, dan beberapa negara lainnya. Semua itu akan segera kita kaji ulang guna mencari hal-hal tepat, guna kita terapkan atau tingkatkan ke dalam kerja sama lebih riil serta tepat di sekolah-sekolah kita di Padang.

Artinya, perolehan peringkat pertama ini benar-benar menjadi momentum besar bagi Padang untuk bergerak jauh ke depan dengan segala perhitungan. Cita-cita kita mewujudkan Padang menjadi kota pendidikan, tidak hanya bermanfaat bagi Padang semata. Namun, ke depan dampak positifnya akan meluas ke berbagai wilayah di Sumbar mengingat Padang sebagai ibu kota provinsi adalah tolok ukur berbagai kemajuan, termasuk bidang pendidikan.

Padang benar-benar akan fokus memajukan pembangunan di bidang pendidikan, karena kita sepenuhnya menyadari bahwa negara-negara maju di dunia hari ini, selalu saja memulainya dari kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan. Pendidikan ditata di atas kepedulian dan kebijakan tepat, pasti akan mencetak SDM cerdas, inovatif, dan kreatif.

Kita tahu dan menyaksikan bahwa bagi manusia cerdas, inovatif, dan kreatif, tak ada satu pun baginya tidak termanfaatkan dan berdayagunakan. Apa saja di lingkungan sekitarnya, bagi SDM yang cerdas dan kreatif, semuanya akan dapat berguna untuk menopang kelangsungan kehidupannya. (*)

Teras Utama lainnya

Komentar