Date Kamis, 31 July 2014 | 00:11 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

SBY Datang, Jam Gadang Steril

Jumat, 25-10-2013 | 11:56 WIB | 2911 klik

Bukittinggi, Padek—Rencana RI-1 (Presiden SBY) datang ke Sumbar untuk meresmikan jalan layang Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota dan Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanahdatar, akhir bulan ini, ternyata tidak saja membuat Pemprov Sumbar jadi ekstra sibuk, tapi juga Pemko Bukittinggi.

Itu terbukti dengan dibenahi dan ditertibkannya sajumlah kawasan di kota wisata ini, termasuk kawasan taman Jam Gadang. “Khusus kawasan sekitar Jam Gadang akan disterilkan (dibebaskan) dari PKL mulai 27 Oktober hingga 31 Oktober 2013,” ujar Kepala Satpol PP Bukittinggi, Syafnir, kemarin.

Pensterilan kawasan taman Jam Gadang dari PKL, menurut Syafnir, karena Presiden SBY beserta rombongan akan mengadakan pertemuan dengan kepala daerah se-Sumbar di Balai Sidang Bung Hatta yang berjarak hanya beberapa puluh meter dari Jam Gadang.

Untuk mensterilkan kawasan Jam Gadang dari PKL pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) setempat. “Jika masih ada juga PKL yang berjualan Satpol PP akan menegur, termasuk jika ada pengunjung yang membuang sampah di sekitar kawasan Jam Gadang,”jelasnya.

Kunjungan presiden ke Sumbar, terutama ke Bukittinggi, diharapkan masyarakat setempat tidak sampai menghambat mereka mencari nafkah sehari-hari. Anto dan Menan, pengemudi angkot, mengatakan sangat mengapresiasi kedatang orang nomor satu di republik ini ke Bukittinggi, dengan harapan jangan sampai menghambat masarakat mencari nafkah sehari-hari, karena jalan raya yang dilalui presiden harus disterilkan beberapa jam sebelum sampai ke Bukittinggi.

“Ya, silakan saja Presiden ke Bukittinggi. Kita sangat bangga. Harapan kami hanya satu; jangan sampai menghambat masyarakat mencari nafkah. Misalnya melarang kendaraan, terutama angkot melewati jalan raya yang dilalui rombongan presiden beberapa jam sebelum sampai ke Bukittinggi, sehingga pencarian kami menurun drastis,” harapnya.

Presiden SBY beserta rombongan datang ke Sumbar direncanakan 28 Oktober 2013. Pada hari yang sama langsung dilakukan dilakukan rapat kabinet di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi. Esoknya SBY meninjau perpustakaan Bung Hatta dan menanam pohon pelindung dan mengadakan pertemuan dengan kepala daerah se-Sumbar. Rabu (30/10), SBY bertolak ke Kabupaten Limapuluh Kota dan Tanahdatar untuk meresmikan jalan layang Kelok Sembilan dan Istano Basa Pagaruyung. (edi)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA