Date Kamis, 31 July 2014 | 04:15 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

12 September, Penerimaan CPNSD

Jumat, 06-09-2013 | 13:49 WIB | 982 klik

Pasaman, Padek—Ini kabar gembira bagi masyarakat yang ingin menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Pasaman. Pasalnya, dijadwalkan tanggal 12 September mendatang, Pemkab Pasaman akan mengumumkan secara terbuka formasi penerimaan CPNSD.

Kepala BKD Pasaman, Zulfahmi saat ditemui di kantornya Rabu (4/9) mengatakan, untuk formasi terkait jurusan apa saja yang akan diterima belum bisa dipastikan saat ini. Sebab, pihak BKD Pasaman sedang menjemput formasi tersebut dari Kemenpan.

Namun, berdasarkan kuota yang diberikan pusat, Pasaman mendapat jatah hanya sebanyak 40 orang terdiri dari guru kelas 33 orang dan guru produktif 7 orang.

Guru produktif yang dimaksud itu yakni tenaga guru yang bisa menciptakan lapangan kerja, seperti guru otomotif, pertanian, elektro, komputer informatika dan elektronika. Selain dari itu, Pemkab Pasaman tidak diberikan jatah untuk merekrut CPNSD dari tenaga medis dan teknis.

Persyaratan dan sistem penerimaan yang akan dilakukan Pemkab Pasaman untuk rekrutmen CPNSD ini saat ini sedang dalam tahap pembahasan. Jika persetujuan formasi dari KemenPAN itu sudah diterima, maka selanjutnya, Pemkab Pasaman akan membahas bagaimana proses penseleksian CPNSD ini.

“Mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh peserta test, tunggu pengumumannya pada tanggal 12 September mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, selain tengah menyiapkan pendaftaran CPNSD dari jalur umum, BKD Pasaman juga tengah menyiapkan seleksi penerimaan untuk tenaga honorer kategori 2 (K2). Untuk seleksi ini, Kabupaten Pasaman mendapat jatah hanya 30 persen dari ketentuan pusat. Sementara jumlah CPNSD dari ketegori 2 ini berjumlah 484 orang.

“Jadi nantinya, sesama mereka akan bersaing memperebutkan kursi CPNSD. Lulus atau tidaknya seseorang mengikuti seleksi ini tergantung pada hasil ujian tertulis mereka nantinya. Jadi, setiap peserta diminta agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin,” ingatnya.

Terkait peserta honorer dari kategori 2 yang tidak lulus ujian seleksi nanti, maka nasibnya diserahkan pada instansi dimana tempat mereka mengabdi. Artinya, tenaga mereka bisa dipakai jika ada anggaran di instansinya masing-masing tersebut.

Sama halnya, dengan seleksi penerimaan CPNSD dari pelamar umum, para peserta ujian dari kategori 2 itu juga akan menjalani serangkaian test. BKD tidak bisa intervensi dan hasilnya murni hasil kemampuan dari peserta ujian. (eri)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA