Date Sabtu, 26 July 2014 | 01:16 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Politik

Empat Anggota DPRD di PAW

Selasa, 25-06-2013 | 12:07 WIB | 255 klik

Solsel, Padek—Sebanyak empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan bakal di-PAW (Pergantian Antar Waktu). Pasalnya, empat wakil rakyat ini ganti kendaraan untuk maju dalam Pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solsel mulai menerima pengajuan PAW dari partai.

Empat anggota DPRD Solsel yang loncat partai itu antara lain, Mursiwal dari partai Gerindra, Sidik Ilyas dari PKPI, Zulkhairi dari PMB, dan Monnofrizal dari PPD. Data yang berhasil dihimpun di KPU Solsel, empat legislatif tersebut masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) dari partai yang berbeda. Mursiwal pindah ke Partai Nasdem, Sidik Ilyas pindah ke Golkar, Zulkhairi dan Monnofrizal pindah ke PPP.

KPU Solsel, Isyuliardi Maas saat dikonfirmasi mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya telah menerima pengajuan PAW yang disampaikan oleh partai melalui DPRD. Menurutnya, partai yang telah mengajukan PAW itu adalah dari Gerindra. “Saat ini kami tengah dalam perjalanan ke Kota Padang, dalam rangka melakukan verifikasi data anggota DPRD yang di PAW, yakni dari Gerindra,” terang Is, Senin (24/6).

Ia menambahkan, meski ada empat anggota DPRD yang bakal terkena PAW, namun hanya satu partai yang telah mengajukan PAW. Walau begitu, tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan terkait kapan terakhir pengajuan PAW dari partai. “PAW itu diajukan dari partai ke DPRD, selanjutnya DPRD memberikan ke KPU untuk dilakukan verifikasi, kemudian KPU menyerahkan ke DPRD dan DPRD mel anjutkan ke Pemda untuk disampaikan ke Gubernur,” terang Is terkait prosedur PAW.

Menyoal tiga partai yang belum mengajukan PAW tersebut, menurut Is, KPU hanya memproses PAW yang diajukan oleh partai. Sepanjang telah diajukan, maka KPU akan segera melakukan tahapan-tahapan PAW. “Jadi tidak harus menunggu sampai terkumpul empat partai yang mengajukan PAW. Mana yang sudah masuk kita proses. Verifikasi data anggota DPRD yang akan di PAW tersebut sama dengan proses verifikasi data calon anggota legislatif. Contohnya ijazah dan sebagainya,” tuturnya.

Secara terpisah, anggota DPRD Solsel Mursiwal saat ditanya tentang pengajuan PAW atas dirinya mengatakan tidak keberatan dan siap untuk berhenti dari kursi legislatif. Hanya saja menurutnya, alangkah lebih baik bila menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK). “Saya ndak masalah, saya bersedia saja. Hanya saja saya memilih untuk menunggu keputusan MK terkait hal ini,” kata Mursiwal.

Menunggu hingga keluarnya keputusan MK terkait PAW bagi anggota legislatif yang ganti partai, menurut Mursiwal akan lebih baik. Sebab, apa jadinya nanti ketika anggota DPRD PAW telah dilantik, tahu-tahu keluar lagi peraturan baru dari MK. (sih)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA