Date Selasa, 29 July 2014 | 05:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Amnasmen: Satukan Visi untuk Pemilu Berintegritas

KPU Mantapkan Persiapan Pemilu

Jumat, 21-06-2013 | 13:25 WIB | 155 klik

Padang, Padek—Beberapa hari setelah penetapan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten kota se Sumbar, KPU Sumbar langsung tancap gas dengan menggelar serangkaian rapat koordinasi dengan para komisioner yang baru dilantik tersebut.

Rapat yang dilaksanakan di Kantor KPU Sumbar Jalan Pramuka No.9 itu, lebih dititik beratkan kesiapan masing-masing KPU kabupaten kota untuk penyelenggaraan Pemilu 2014.

“Meski waktu pemilihan masih jauh, namun tahapan untuk penyelenggaraan Pemilu sudah harus kami siapkan dari sekarang,” ungkap Ketua KPU Sumbar, Amnasmen ketika dihubungi Padang Ekspres kemarin.

Rakor yang diikuti masing-masing divisi yang ada di tiap KPU kabupaten kota termasuk provinsi itu, bertujuan menyatukan visi dari tiap divisi tersebut untuk menghadirkan sekaligus membangun Pemilu 2014 yang berintegritas di Sumbar.

“Hal itu sudah jadi komitmen kami semua selaku penyelenggaran pemilu baik di tingkat provinsi hingga ke kabupaten kota. Hal lainnya, kami juga mengharapkan hasil kerja yang dilakukan KPU untuk penyelenggaraan Pemilu nanti bisa meningkatkan partisipasi pemilih,” harap Amnasmen.

Ditambahkan, bila KPU Sumbar saat ini sedang melakukan proses monitoring sampling terhadap data dukungan bakal calon DPD melalui kerja sama KPU kabupaten kota. Proses itu menurut Amnasmen harus tuntas sebelum tanggal 10 Juli.

“Soalnya di tanggal itu, kami harus mengumumkannya ke publik. Makanya dalam rakor yang kami gelar pasca pelantikan komisioner KPU kabupaten kota kemarin, permasalahan ini juga kami jadikan hal yang urgent,” tegas mantan ketua KPU Kota Solok itu.

Mulai Persiapkan Logistik Pemilu

Di bagian lain, Koordinator Divisi (Kordiv) Logistik KPU Sumbar, Fikon menyampaikan bila KPU Sumbar sudah mulai mempersiapkan kebutuhan logistik Pemilu untuk Sumbar. Untuk mengetahui seberapa besar dan apa saja jenis kebutuhan logistik Pemilu itu, Fikon meminta masukan dari KPU kabupaten kota.

Sejalan dengan tahapan yang dilakukannya, Fikon juga mengaku sedang menunggu datangnya regulasi dari KPU Pusat terkait proses pengadaan logistik Pemilu.

“Regulasi KPU RI itu penting bagi kami, mengingat di sana akan diketahui jumlah surat suara pemilih dan kapan hari pencoblosan,” sebut mantan Ketua KPU Agam tersebut. (zil)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA