Date Selasa, 22 July 2014 | 19:38 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Barang Kelontong Ludes, Kerugian Rp 1,5 Miliar

Toko Sari Anggrek Terbakar

Senin, 01-04-2013 | 11:55 WIB | 671 klik
Toko Sari Anggrek Terbakar

Api yang menghanguskan toko Sari Anggrek di Jalan Permindo

Permindo, Padek—Berselang 12 jam setelah terbakarnya tiga rumah di kawasan Bukit Turki, Kecamatan Padang Selatan, kebakaran kembali terjadi di Kota Padang. Minggu (31/3), Toko Sari Anggrek di Jalan Permindo ludes dilahap si jago merah.

Besarnya kobaran api juga melahap sebagian Toko N Trend Life dan Style Fashion di sebelah toko kelontong itu.

Akibat kejadian itu, diperkirakan kerugian mencapai Rp 1,5 miliar.

Pantauan Padang Ekspres di lokasi kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.15. Puluhan pemilik toko di kawasan Permindo panik dan cemas api merembet ke toko mereka. Sederetan toko yang bersebelahan dengan Toko Sari Anggrek yang menjual barang-barang kelontong itu, tampak bersiap-siap mengemas barang dagangan. Sekitar 30 personel pemadam turun ke lapangan memadamkan api.

Sementara aparat Polresta Padang langsung menutup jalur masuk dan keluar Jalan Permindo. Ratusan masyarakat pun menyemut di sekitar lokasi kebakaran.

“Saya baru mengetahui toko terbakar setelah dihubungi oleh pemilik toko lain. Toko yang terbakar ini, lantai satunya menjual barang-barang kelontong dan lantai dua untuk kantor Sari Anggrek Group. Seluruhnya ludes, termasuk surat berharga dan surat penting milik saya tidak satu pun terselamatkan,” ujar pemilik toko, Resti Angretasari, 38, kepada Padang Ekspres, kemarin (31/3).

Resti mengatakan, seluruh barang pecah belah baru datang dan dipajang di toko. “Meski total kerugian kebakaran lumayan besar, namun saya bersyukur tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Sementara Kabid Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Padang, Edi Asri menduga kebakaran akibat arus pendek listrik.

“Untuk kepastian penyebab kebakaran toko ini, akan diselidiki dan diproses tim identifikasi Polresta Padang. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 1,5 miliar,” ujarnya.

Kanit Identifikasi Polresta Padang, AKP Saridin mengatakan akan menyelidiki penyebab kebakaran. (kid)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA