Date Senin, 28 July 2014 | 17:20 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Kolaborasi Rayon, Siswa Sekolah Dekat Rumah

Sistem PSB Online Diubah

Senin, 21-01-2013 | 11:08 WIB | 3563 klik
Sistem PSB Online Diubah

-

Tan Malaka, Padek—Dinas Pendidikan Padang mengubah sistem penerimaan siswa baru (PSB) online untuk tahun ajaran 2013/2014. Perubahan itu dengan memadukan sistem PSB online dengan sistem rayon. Artinya, lokasi sekolah asal akan menentukan lulusan melanjutkan pendidikan.

Seperti SMP di kawasan Padang Barat, maka rayon SMA-nya masih satu kecamatan. “Konsep rayon ini juga memberikan penilaian tersendiri pada PSB nanti. Jika sebelumnya, PSB dilakukan murni dengan tinggi rendahnya nilai. Saat ini rayon juga menjadi penilaian,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Indang mengatakan, tujuan utama sistem baru ini untuk mencegah tawuran. Kecenderungan orangtua ketika SD menyekolahkan anaknya dekat dengan rumah, maka ketika SMP dengan sistem rayon si anak akan tetap sekolah di lokasi sama. Begitu pun ketika SMA.

“Saat ini banyak siswa tinggal di Lubukbuaya, bersekolah di Lubukbegalung dan sebaliknya. Akibatnya, pengawasan orangtua dan masyarakat menjadi lemah,” ujar Indang.

Tidak itu saja, kata Indang, biaya yang dikeluarkan orangtua juga bisa ditekan. Kalau berada di satu kecamatan atau dekat rumah, biaya siswa untuk ongkos dan makan bisa dikurangi.

“Ini memudahkan pengawasan orangtua dan lingkungan sekitar terhadap perilaku anak. Tidak kalah pentingnya, mobilitas siswa tidak terlalu lama. Maksudnya, siswa yang tinggal di Indarung tidak perlu lagi ke arah pusat kota. Dengan mobilitas siswa yang terlalu panjang membuat kesempatan tawuran terbuka,” ujarnya.

Indang menyadari bahwa para orangtua mengharapkan anaknya bersekolah di tempat favorit meski jauh dari rumah. Untuk itu, Disdik juga memiliki program pemerataan pendidikan mempertegas Permendiknas No 22/2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dengan begitu, sekolah swasta dan negeri tidak ada perbedaan lagi. Mutu pendidikan di sekolah di Padang ini akan sama. Orangtua tidak perlu menyekolahkan anaknya jauh dari tempat tinggal,” ucap mantan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) ini.

Pengamat pendidikan yang juga Pembantu Rektor II UNP, Alizamar menyampaikan, sistem rayon memang baik untuk membentuk perilaku siswa. Siswa akan bersekolah di dekat rumah atau satu kawasan tempat tinggal. Orangtua akan mudah mengawasi anak.

“Sistem ini diyakini bisa mencegah kenakalan remaja. Siswa pasti akan takut kalau perilaku mereka diketahui orangtua, keluarga atau masyarakat. Bahkan orangtua bisa menekan biaya pengeluaran siswa jika diterapkan sistem rayon,” ujarnya. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA