Date Kamis, 24 July 2014 | 01:16 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Buronan Pembunuhan Sadis Ditangkap

Selasa, 15-01-2013 | 14:13 WIB | 1120 klik

Dharmasraya, Padek—Buronan kasus pembunuhan di Kecamatan Kotopadang ditangkap Polres Dharmasraya di Kilan-Tengat, Riau, kemarin, setelah tiga bulan ditetapkan sebagai tersangka. Selain tersangka, Polres Dharmasraya menyita satu unit sepeda motor korban yang dibawa kabur tersangka.

Tersangka pembunuhan berinisial A, 23, ditangkap berkat kerja sama Polres Dharmasraya dengan Polres Indragiri Hulu.

“Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Pengakuan sementara, tersangka melakukan pembunuhan sendiri alias pelaku tunggal. Namun dari luka-luka yang diderita korban, kami tidak yakin hanya pelaku tunggal. Hingga kini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tak tertutup kemungkinan ada tersangka lain,” ucap Kapolres Dharmasraya, AKBP Chairul Aziz didamping Kasat Reskrim, Iptu Lazuardi.

Tersangka membunuh WS, 18, warga Kotopadang pada 4 Oktober 2012 lalu, sekitar pukul 21.00 di areal perkebunan sawit. Korban adalah teman sepermainan tersangka dengan jarak rumah sekitar satu kilometer.

Tersangka mengaku membunuh karena unsur dendam. Korban dihabisi setelah sempat terjadi perkelahian. Saat korban terjatuh dan mengerang kesakitan, tersangka mencari tali dan menjerat leher korban hingga meninggal. Korban lalu dibuang ke kebun sawit, sedangkan motornya dilarikan.

Esoknya, 5 Oktober 2012, warga menemukan mayat korban dengan kondisi mengenaskan. Leher korban terdapat jejak melingkar, darah mengalir dari hidung, lidah terjulur dan sekujur tubuh penuh luka-luka.Masyarakat yang melihat korban terakhir bersama A, langsung curiga sebagai pelaku pembunuhan. Massa yang emosi sempat membakar rumah tersangka.

Lari ke Lintas Timur

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku kabur lewat jalan lintas timur, Provinsi Riau. “Saya dua kali berpindah-pindah tempat persembunyian. Saya menyesal telah membunuh WS. Dia teman sepermainan saya. Saya khilaf. Kini, WS sering datang dalam mimpi saya. Kepada keluarga WA, saya minta maaf,” ucap tersangka, A.

Mendengar tersangka telah ditangkap, belasan keluarga korban ramai-ramai mendatangi Polres Dharmasraya kemarin. Setelah memastikan dan melihat langsung kondisi tersangka, keluarga korban kembali pulang ke rumah masing-masing. (ita)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA