Date Rabu, 23 July 2014 | 12:58 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Terjebak Lumpur di Batang Anakan

Tiga Pelajar Tewas Tenggelam

Sabtu, 05-01-2013 | 11:34 WIB | 345 klik
Tiga Pelajar Tewas Tenggelam

Ilustrasi

Painan, Padek—Tiga warga Kampung Sungai Tawar, Nagari Koto Nan Duo, Kecamatan Batangkapas, yang terdiri dari dua remaja putri dan satu anak-anak tewas tenggelam di Batang Anakan, Kamis sore.

Ketiga korban bernama Haza Aulia Putri, 13, Vamela Karmila 14, siswa kelas dua SMP, dan Dea Yuma, 10, murid kelas tiga SD. Kejadian itu telat diketahui warga sehingga terlambat melakukan upaya penyelamatan.

Warga baru tahu ketika mendengar teriakan dari salah seorang korban. Teriakan itu membuat warga penasaran dan melakukan pencarian sumber suara. Dalam sekejap, suara itu menghilang.

Informasi itu langsung menyebar kepada masyarakat. Dalam waktu singkat, lokasi itu dipadati warga untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian kemudian membuahkan hasil, ketiganya ditemukan tidak jauh dari lokasi warga mendengar teriakan itu. Ketika ditemukan, ketiga korban sudah tidak bernyawa lagi. Ketiga korban terjebak lumpur pasir pada dasar sungai.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, lokasi tenggelamnya ketiga korban ini tergolong dalam. Selain itu, dasar sungainya juga berpasir dan berlumpur. “Diduga saat mandi-mandi di sungai, ketiganya terjebak pasir berlumpur di dasar sungai yang dalam,” katanya.

Ketiga koban dikebumikan di pandam perkuburan keluarga di Kampung Sungaitawar, Nagari Koto Nan Duo, Kecamatan Batangkapas.

Wakil Bupati Pessel, Editiawarman yang melayat ke rumah masing-masing korban memberikan uang santunan Rp 1 juta. Saat itu,

Wabup meminta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) melakukan survei kondisi sungai.

“Pada titik-titik sungai yang dinilai rawan, agar ditanggulangi. Sebab ancaman bukan saja akibat keganasan banjir, tapi juga akibat jebakan lumpur pada dasar sungai,” jelasnya. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA