Date Senin, 28 July 2014 | 11:13 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Yos Sudarso Berikan Keringanan Biaya

Selasa, 18-12-2012 | 12:34 WIB | 441 klik

Jati, Padek—Beban yang ditanggung orangtua Athaya Abdufattah Zahid, bayi yang menderita pendarahan otak saat proses kelahiran, tampaknya semakin berat saja. Bagaimana tidak, kondisi kesehatan Athaya belum membaik sementara biaya perawatan dan pengobatannya terus membengkak.

“Sejak pertama masuk, kondisi kesehatan Athaya sudah berangsur, tapi hanya sedikit. Arti kata, kondisi Athaya masih gawat darurat,” kata Direktur Rumah Sakit (RS) Yos Sudarso, dr Rinal Fendy, MARS, kepada Padang Ekspres, kemarin (17/12).

Ia mengatakan, penyakit yang dialami Athaya termasuk langka di Sumbar. “Untuk bertahan hidup selama satu bulan dalam tabung inkubator dibantu dengan ventilator (alat bantu pernapasan), itu luar biasa bagi seorang bayi,” terangnya.

Terkait rencana memindahkan Athaya karena alasan biaya, kata Rinal, hanya diizinkan pada rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap. “Memang biaya di sini sedikit besar karena ini RS swasta. Tapi kalau Athaya akan dipindahkan ke RS yang tidak memiliki fasilitas yang sama dengan RS Yos Sudarso, kita akan menolaknya, sebab ini menyangkut nyawa seseorang. Kita tahu orangtua Athaya tidak mampu, makanya akan kita berikan pengurangan biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Febrilham Fauzi, 26, orangtua Athaya, pusing memikirkan biaya pengobatan di RS Yos Sudarso. “Sampai saat ini saya masih mencari pinjaman untuk biaya memindahkan Athaya,” ungkapnya.

Jika ada donatur yang ingin membantu pengobatan Athaya, bisa hubungi nomor 085355066687. (mg18)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA