Date Rabu, 30 July 2014 | 22:08 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Hasil UN Diumumkan di Website

Sekolah Swasta Banyak tak Lulus

Sabtu, 26-05-2012 | 10:58 WIB | 5234 klik
Sekolah Swasta Banyak tak Lulus

GRAFIS : ORTA

Tan Malaka, Padek—Dinas Pendidikan Kota Padang mengakui pemerataan pendidikan di tingkat SMA/SMK di Kota Padang belum merata. Dari hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK yang diumumkan hari ini, yang paling banyak tidak lulus adalah sekolah swasta.

“Ini menjadi catatan dan bahan evaluasi bagi kami (Dinas Pendidikan Padang) untuk perbaikan tahun depan. Salah satunya mendorong pemerataan mutu pendidikan. Misalnya, membatasi jumlah siswa paling banyak tiap kelas 30 siswa,” kata Pj Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Selain itu, kata Indang, sekolah perlu diakreditasi untuk mempercepat pemerataan pendidikan.

Dengan akreditasi, terdiagnosa “penyakit” sekolah untuk disembuhkan ke depannya. “Kami harapkan evaluasi ini bisa membawa perubahan dunia pendidikan Padang menjadi lebih baik,” harap Indang Dewata.

Seperti diketahui, data Dinas Pendidikan Sumbar, dari 8.724 total siswa SMA/MA di Padang yang terdaftar sebagai peserta UN, sebanyak 25 siswa tidak lulus.

Sedangkan jenjang SMK, dari 4.299 peserta terdaftar, 9 siswa tidak lulus.

Artinya, total siswa SMA/MA dan SMK tidak lulus berjumlah 34 dari 13.023 peserta. Rata-rata nilai kelulusan jenjang SMA di Padang 7,49, sedangkan SMK 7,59.

“Untuk tingkat kelulusan dan nilai rata-rata, Padang mengalami perubahan ke arah yang baik. Nilai rata-rata Padang berada di peringkat lima se-Sumbar, dengan jumlah peserta 8.774 siswa. Jurusan IPA dan IPS Kota Padang masuk dalam urutan 10, sedangkan jurusan Bahasa Indonesia tidak masuk 10 besar,” ungkapnya.

Sistem Online

Indang mengatakan, pengumuman hasil UN akan dilakukan dengan sistem online. “Siswa yang ingin melihat kelulusan mereka dapat melihat di situs resmi Dinas Pendidikan Padang, www.disdik.padang.go.id. Pengumuman di situs ini baru dapat diakses pada pukul 16.00,” ungkapnya.

Sistem online ini untuk mencegah aksi coret-coret baju, ugal-ugalan dan kegiatan negatif lainnya. “Pelajaran tahun sebelumnya, karena berkumpul di sekolah, mengundang siswa melakukan aksi konvoi dengan motor,” ungkapnya.

Secara terpisah, pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang, Alizamar, mengatakan, peringkat 5 kelulusan UN yang diraih Padang belumlah memuaskan. “Dinas Pendidikan perlu melahirkan kembali program-program yang membuat siswa bergairah dalam belajar. Perlu juga terobosan agar peserta didik berpacu untuk berprestasi,” katanya.

Tanpa terobosan yang menunjang kreativitas anak, katanya, Padang sulit meraih peringkat utama dalam dunia pendidikan. “Bisa-bisa jadi peringkat 10,” tukasnya.

Bisa Lewat Handphone

Secara terpisah, Axis selaku provider dengan pertumbuhan tercepat di indonesia ikut andil dalam pengumuman UN tahun ini di Kota Padang. Axis bekerja sama dengan SMAN 2 Padanguntuk penyediaan server SMS gateway.

Jadi siswa SMAN 2 Padang dan orangtua tidak perlu hadir lagi ke sekolah untuk melihat pengumuman hasil UN.

Dengan mengetik SMS dari kartu Axis,siswa sudah dapat mengetahui hasil kelulusan dari ujian nasional tersebut.

“Ini dilakukan Axis atas dukungannya terhadap dunia pendidikan di Kota Padang. Komitmen Axis akan terus ikut meningkatkan mutu pendidikan di Kota Padang dengan Komunitas Sekolah Axis,” kata Rahmat Irvan, Alternative Channel West Sumatera.

Untuk mengakses pengumuman caranya ketik SMS: SMA2 (SPASI) NO.UJIAN KIRIM KE 083182142000. Ini hanya akan berlaku menggunakan kartu Axis. Pengumuman pun berlangsung pukul 16.00 WIB.

Kepala SMAN 2 Padang Prima Yunaldi menanggapai positif hal ini. “Ini, tahun kedua SMAN 2 Padang bekerja sama dengan Axis dalam pengumuman hasil ujian nasional. Kami mengharapkan dengan adanya pengumuman melalui SMS ini dapat meminimalisir siswa dari perbuatan yang tidak terpuji seperti mencoret-coret baju dan hal-hal lainnya,” harapnya.(**)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA