Date Sabtu, 2 August 2014 | 05:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Warga Minta Jalan Diperlebar

Sabtu, 29-10-2011 | 12:18 WIB | 162 klik

Aiapacah, Padek—Kawasan Aiapacah awalnya, daerah lengang, saat ini secara perlahan benar-benar akan berubah menjadi kota. Angkutan kota yang bisanya lengang dan enggan mengantarkan penumpangnya hingga ke Aiapacah, meskipun trayeknya ada ke sana, kembali bergairah dan ramai.


Perubahan itu terlihat jelas, saat kehadiran kampus Universitas Baiturrahmah dan kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) sebagai tempat perkuliahan bagi mahasiswa baru.


Konsekuensi perubahan tersebut, tidak terlepas dari akan dipindahkannya pusat pemerintahan Kota Padang di bekas Terminal Bingkuang Aia Pacah. Namun, hendaknya harus diiringi dengan segera infrastruktur menuju ke pusat pelayanan masyarakat tersebut.


Saat ini otomatis hanya ada dua jalur alternantif menuju pusat pemerintahan tersebut, melalui jalur Bypass dan dari, atau melalui JalurSiteba–Durianratus–Parakrumbio-Bypass.


Namun saat ini, jalur yang paling ramai dilewati adalah Siteba–Kurao Pagang-Jalan Maransi-Bypass.
Jalan selebar 2.5 meter tersebut saat ini ramai dan sempit. Beberapa jembatan sepanjang tersebut telah lebar, meski jalannya cukup mulus tapi sangat sempat dan rawan kecelakaan.


Zuhafni, salah seorang warga Jalan Maransi, mengatakan, sebenarnya sudah bagus dengan aspal hotmik. Tapi jalannya masih sempit. Jadi, harus dilebarkan. Sebab, saat berpapasan dengan mobil akan kesulitan. (a)



BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA