Date Kamis, 31 July 2014 | 18:26 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Budaya

Pekan Budaya Pakai Baju Kuruang

Sabtu, 10-09-2011 | 12:32 WIB | 266 klik

Payakumbuh,Padek—Pasangan Wali Kota Payakumbuh Josrizal Zain dan Wawako Syamsul Bahri, mengajak seluruh pegawai dan guru serta masyarakat, untuk mengenakan pakaian koko atau guntiang cino dan baju kurung, selama berlangsungnya Pekan Budaya Sumbar, di Payakumbuh, 11-17 September 2011.


Pekan Budaya Sumbar yang dipercayakan Pemprov Sumbar di Payakumbuh, menurut Josrizal Zain, sebuah kehormatan bagi pemko, dalam mengangkat potensi budaya kota ini ke tengah masyarakat. Momen ini, harus diberdayakan dan dimanfaatkan seluruh anak negeri.


“Memakai pakaian tradisional Minangkabau, seperti baju koko atau guntiang cino dan baju kurung, salah salah satu bentuk wujud peran serta warga mengaplikasikan budaya,” ucap Josrizal.


Dikatakan, pasca-Pekan Budaya nanti, dalam keseharian masyarakat, akan lebih baik, budaya memakai baju koko, guntiang cino dan baju kurung, tetap dilestarikan. “Kalau budaya berpakaian tradisional itu tetap dipertahankan, bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman untuk berkunjung ke kota ini,” sebut wali kota. (frv)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA