Kiat Membuka Apotek dengan Pinjaman 300 Juta, Simak Disini!

Bisnis yang selalu memiliki konsumen selain bisnis kebutuhan pokok, yaitu bisnis apotek. Hal ini disebabkan karena masyarakat membutuhkan tempat yang menjual obat-obatan dengan layak. Anda kini bisa membuka apotek dengan mengajukan pinjaman 300 juta dari Bank DBS Indonesia.

Namun, untuk mendirikan sebuah apotek tentunya tidak sembarang orang bisa. Anda harus memiliki izin, memiliki pengetahuan tentang obat-obatan atau mempekerjakan seorang Apoteker yang ahli dalam bidangnya. Lebih lanjutnya, kiat untuk Anda bisa mendirikan sebuah apotek adalah sebagai berikut:

Kiat Membuka Apotek dengan Pinjaman 300 Juta

Sebelum benar-benar memanfaatkan pinjaman uang dari bank, Anda harus paham mengenai tahapan dan aturan saat membuka apotek. Berikut adalah tipsnya:

  • Kepemilikan Modal

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kepemilikan sebuah modal merupakan suatu hal yang penting. Namun zaman sekarang, Anda bisa mengajukan pinjaman uang bank untuk memulai sebuah bisnis. 

Seperti misalnya Anda bisa mendapatkan pinjaman 300 juta dengan mengajukan pinjaman dari Bank DBS Indonesia. pinjaman tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai modal awal untuk keperluan memulai bisnis apotek.

  • Memilih Lokasi Strategis

Sukses atau tidaknya sebuah bisnis juga diakibatkan dari faktor lokasi di mana bisnis itu berdiri. Lokasi dari sebuah bisnis perlu untuk memperhatikan lingkungan sekitarnya.

Dalam kasus ini, sebenarnya apotek dapat berdiri di mana saja. Namun, apotek akan lebih berpeluang besar apabila berada di lingkungan yang berdekatan dengan rumah sakit, puskesmas, dan sarana kesehatan lainnya.

Anda bisa menggunakan pinjaman uang bank yang telah diajukan untuk memilih tempat yang strategis bagi apotek Anda.

  • Memiliki Latar Belakang atau Pengetahuan Dasar

(https://www.istockphoto.com/photo/multicolor-vitamins-and-supplements-on-bright-paper-background-concept-for-a-healthy-gm1170775608-324102477)

Dikarenakan bisnis apotek berhubungan dengan masalah yang serius karena berhubungan dengan kesembuhan orang yang sakit, maka dalam pengoperasiannya, Anda harus benar-benar ahli di bidangnya.

Apabila Anda ingin membuka bisnis apotek, namun tidak memiliki latar belakang pendidikan farmasi, Anda setidaknya memiliki pengetahuan dasar tentang obat-obatan. Sebagai solusi, Anda juga bisa mempekerjakan Apoteker handal untuk membantu menjalankan bisnis ini.

  • Mengurus Perizinan

Setiap bisnis pasti memerlukan izin agar dapat beroperasi dengan maksimal. Untuk bisa mendirikan apotek, Anda perlu untuk mengurus izin dengan beberapa persyaratan administrasi, seperti:

  1. Fotocopy Surat Izin Kerja (SIK) dan Surat Keterangan penempatan bagi Apoteker yang bukan PNS.
  2. Fotocopy KTP dari Apoteker
  3. Sama halnya dengan Apoteker, bagi asisten Apoteker juga perlu untuk melampirkan berkas berikut:
    1. Fotocopy KTP
    2. Fotocopy SIK dari asisten Apoteker
  4. Surat rekomendasi dari ISFI atau Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia.
  5. Surat izin dari atasan bagi Anda sebagai pemohon apabila Anda bagian dari PNS/TNI/instansi lainnya.
  6. Surat perjanjian kerjasama dari Apoteker dan pemilik dari sarana Apoteker.
  7. Surat pernyataan pemilik sarana Apoteker PSA yang menyatakan bahwa ia tidak pernah melanggar undang-undang pada bidang farmasi sebelumnya.
  8. Peta atau denah yang dengan jelas memetakan apotek Anda serta denah dari situasi apotek dengan apotek lainnya.
  9. Anda perlu membuat daftar perincian yang berisikan alat perlengkapan yang terdapat di apotek.
  10. Fotocopy sertifikat tanah yang menandakan bukti berupa hak milik, sewa atau kontrak dari bangunan apotek Anda didirikan.

Setelah persyaratan di atas disiapkan, maka langkah yang harus dilakukan untuk mengurus surat izin pembukaan apotek, yaitu sebagai berikut:

  • Permohonan izin yang dibuat oleh Apoteker diajukan ke Kepala Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota
  • Mengisi formulir permohonan izin dengan benar dan lengkap.
  • Tim Dinas Kesehatan akan melihat persyaratan administrasi yang telah Anda siapkan dan meninjau semua persyaratan tersebut
  • Apabila persyaratan lengkap dan seluruh kondisi menyatakan kelayakan untuk pembukaan sebuah apotek maka Kepala Dinas Kesehatan akan menandatangani surat izin.
  • Surat izin berhasil didapatkan.
  • Memilih Supplier Terbaik & Terpercaya

Anda perlu untuk mencari supplier obat-obatan dengan kondisi yang baik supaya konsumen tidak meragukan kredibilitas apotek Anda. Anda bisa menggunakan pinjaman 300 juta DBS KTA untuk mencari supplier berkualitas.

  • Strategi Pemasaran

Pemasaran dalam sebuah bisnis dilakukan supaya bisnis Anda dapat lebih banyak diketahui oleh banyak orang. Maka dari itu, strategi pemasaran dari sebuah bisnis merupakan hal yang penting. 

Anda bisa menggunakan strategi pemasaran online dengan media sosial. Selain itu, Anda juga bisa membuka toko online di marketplace sehingga target pasarnya bisa lebih luas.

Memulai Bisnis Apotek dengan Pinjaman 300 Juta DBS KTA

DBS KTA merupakan produk keluaran Bank DBS Indonesia yang bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan bisnis yang Anda impikan. Menggunakan pinjaman uang bank untuk membantu bisnis Anda sudah banyak dilakukan oleh masyarakat zaman sekarang. 

Keunggulan DBS KTA

Berikut ini keunggulan dari DBS KTA yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan apabila ingin memulai bisnis apotek namun masih memiliki keraguan.

  • Limit Pinjaman 300 Juta  

Apabila Anda mengajukan pinjaman DBS KTA, maka Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan limit maksimal hingga 300 juta. 

  • Bunga Flat Mulai dari 0,88% Per Bulan 

Ketika Anda telah mengajukan pinjaman DBS KTA, maka terdapat jenis bunga yang harus dibayarkan dengan jenis bunga flat atau bunga tetap. Pinjaman 300 juta dimulai dengan bunga mulai dari 0,88% bergantung pada besaran pinjaman yang Anda ajukan.

  • Cicilan Hingga 36 Bulan

Keunggulan yang bisa Anda dapatkan berikutnya yaitu Anda akan diberikan waktu rentang cicilan selama 36 bulan atau selama 3 tahun.

  • Persyaratan Mudah

Untuk bisa mengajukan pinjaman 300 juta maka terdapat beberapa persyaratan yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Anda harus berdomisili di wilayah Jabodetabek
  2. Anda harus memiliki e-KTP dan NPWP
  3. Anda memiliki penghasilan total sebesar 5 juta minimum
  4. Anda memiliki kredit di bank lain dengan limit paling sedikit 10 juta

Bisnis apotek bisa menjadi bisnis yang menjanjikan bergantung pada bagaimana strategi Anda menjalankannya. Yuk, ajukan pinjaman 300 juta DBS KTA dari Bank DBS Indonesia yang bisa Anda jadikan sebagai modal awal untuk memulai bisnis apotek!

Tinggalkan komentar