Gunakan Produk Kerajinan Daur Ulang Demi Mengurangi Dampak Sampah Plastik Berbahaya

Saat ini sudah terlalu banyak produk yang terbuat dari plastik, seperti botol minuman, kemasan makanan, kantong belanja, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga. Saat sudah tidak lagi dipakai, tentu berbagai produk berbahan plastik ini akan menumpuk sehingga menjadi sampah di manapun. Beragam penelitian juga menyatakan bahwa jumlah limbah plastik terus naik setiap tahunnya. Jika dibandingkan dengan jenis sampah yang lain, plastik menjadi sampah yang sulit terurai karena membutuhkan bantuan dari radiasi sinar UV sehingga menghabiskan waktu yang lama. Bayangkan saja, proses penguraian dari sampah plastik bisa memakan waktu dari 20 hingga 500 tahun. Dengan waktu selama itu,  tentu tidak sebanding dengan peningkatan sampah plastik setiap tahunnya.

Apalagi jika sampah plastik dibuang secara sembarangan tentunya bisa merusak sekaligus mencemari lingkungan. Ditambah sampah plastik juga menjadi salah satu sumber polusi lingkungan terbesar. Jika tidak ditangani dengan serius dan bersama-sama maka bisa berbahaya tidak hanya untuk manusia tetapi untuk semua makhluk hidup. Di bawah ini akan dibahas berbagai dampak dari sampah plastik yang berbahaya untuk lingkungan.

Pencemaran air

Sampah plastik yang masih utuh maupun sudah terurai menjadi bagian kecil bisa menyebabkan pencemaran air. Hal ini karena plastik mengandung senyawa kimia yang dikenal dengan bifenil poliklorinasi dan pestisida. Kedua senyawa tersebut berbahaya karena membuat air jadi terkontaminasi dan meracuni makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Saat plastik dikonsumsi oleh hewan laut maka bisa masuk ke tubuh manusia jika hewan tersebut diolah dan dikonsumsi menjadi makanan sehari-hari.

Pencemaran tanah

Bukan hanya air yang akan tercemar, sampah plastik juga bisa membuat tanah menjadi tercemar. Senyawa mikroplastik, logam berat, hingga zat kimia lainnya yang terdapat pada plastik bisa menempel pada sayuran serta buah-buahan. Jika sayuran dan buah ini dikonsumsi manusia maka bisa menyebabkan berbagai risiko penyakit. Selain bisa menyebabkan penyakit, tentunya zat berbahaya pada plastik bisa mengganggu kesuburan pada tanah.

Pencemaran udara

Saat sampah plastik dibakar di tempat yang terbuka tentunya bisa menyebabkan polusi udara. Hal ini karena senyawa mikroplastik dan logam berat mulai dari kadmium hingga timbal terlepas dari plastik sehingga mencemari udara sekitarnya. Bukan hanya itu, terus meningkatnya sampah plastik bisa juga menyebabkan pemanasan global hingga perubahan iklim yang terjadi di mana saja. 

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa penggunaan plastik sangat berbahaya sehingga harus segera dilakukan langkah serius. Salah satu langkah serius untuk menekan laju peningkatan sampah plastik adalah dengan menggunakan kerajinan daur ulang ramah lingkungan yang produknya bisa digunakan sehari-hari. Apalagi sekarang ada Liberty Society yang menyediakan banyak pilihan produk ramah lingkungan karena terbuat dari barang bekas. Pastinya semua produk yang tersedia di Liberty Society cocok dijadikan sebagai souvenir perusahaan dalam berbagai acara.

Tinggalkan komentar