Date Kamis, 31 July 2014 | 12:20 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Gaji ke-13 Diperkirakan Cair Juni

Sabtu, 21-05-2011 | 12:42 WIB | 402 klik

Padang, Padek—Sebanyak 14.231 PNS di lingkungan Pemko Padang terlambat menerima gaji 13. Pasalnya, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKA) Pemko Padang belum mendapatkan petunjuk teknis yang jelas dari Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI untuk pencairannya.


Kepala DPKA Pemko Padang Corri Saidan mengatakan, pembayaran gaji 13 itu setiap tahun biasanya dilakukan pada bulan Juni. “Tahun lalu, Dirjen Perbendaharaan telah mengeluarkan petunjuk. Petunjuk tersebut ke luar minimal dua atau tiga bulan sebelum dikeluarkannya gaji 13. Tahun ini petunjuk tersebut belum ada,” ujar Corri di ruang kerjanya, kemarin (20/5).


Dikatakan Corri, pada 2010 lalu, Pemko mengeluarkan dana Rp45 miliar untuk pengeluaran gaji 13, bersumber dari APBD. “Pembayaran gaji ke-13 itu diberikan secara otomatis. Setiap PNS berhak menerima gaji ke-13 tersebut, mereka akan menerima satu bulan gaji,” jelasnya.


Ditegaskan Corry, Pemko tidak bisa berlaku proaktif meminta kejelasan dari Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, karena aturannya sudah baku. Untuk ketetapan tersebut berlaku secara nasional. “Jadi Pemko hanya bisa menunggu putusan dari Dirjen itu,” katanya.


Ketua Komisi IV DPRD Padang Azwar Siry menyesalkan lambannya turun surat petunjuk dari Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI. Padahal, katanya, pada Juni hingga Juli, PNS sangat membutuhkan biaya untuk keperluan pendidikan anak mereka yang akan masuk sekolah.


”Pembayaran gaji ke-13 telah menjadi kebijakan nasional. Jadi Pemko harus mengikuti petunjuk dari Dirjen Perbendaharaan, sebelum mencairkan dana APBD tersebut. Kalau Pemko paksakan untuk mencairkan dana itu, mereka nantinya harus berhadapan dengan aparat hokum,” pungkasnya. (kd)



BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA