Date Kamis, 24 July 2014 | 21:45 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Peristiwa

Dua Wanita Dibekuk Diduga Gelapkan 2 Mobil

Selasa, 07-02-2012 | 13:44 WIB | 263 klik

Payakumbuh, Padek—Kriminalitas melibatkan wanita menjadi trend baru di Luak Limopuluah. Buktinya, setelah Sabtu (4/2) lalu, Satreskrim Polres Limapuluh Kota menangkap ibu rumah tangga yang menjual togel di Taram, Harau, dua hari lalu atau Minggu (5/2), giliran Satreskrim Polres Payakumbuh menangkap 4 wanita.


Dari empat wanita yang ditangkap itu, satu orang merupakan pegawai negeri sipil, sedangkan 3 lainnya ibu rumah tangga biasa. Menurut Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Jefrizal Jarun, keempat wanita itu, diduga terlibat dalam kasus penggelapan dua unit mobil, jenis Suzuki Splash dan Toyota Rush bernilai puluhan juta rupiah.


Keempat wanita yang diamankan tim Buser Polres Payakumbuh, teridentifikasi bernama Hafisatul, 49, asal Padangkarambia, Payakumbuh Selatan. Kemudian, Erlisda, 48 asal Pakansabtu Mungo Luak, Maria Handayani, 32 asal Sungaikamuyang Luak, dan Rini Anggraini, 36, asal Labuahbaru Payakumbuh.


”Keempat wanita itu, kita amankan di Mapolres Payakumbuh untuk penyelidikan lebih lanjut. Sampai tadi siang, mereka masih menjalani pemeriksaan. Kasus yang melibatkan mereka, terus kita kembangkan,” ujar AKP Jefrizal Jarun kepada Padang Ekspres, Senin (6/2) siang.


Jefrizal menjelaskan, penangkapan terhadap keempat wanita, bermula saat pihaknya menerima dua laporan penggelapan mobil. Masing-masing, LP/k/45/II/2012 tanggal 4 Februari 2012 untuk mobil Toyota Rush, dan LP/k/47/II/2012 tanggal 4 Februari 2012 untuk mobil Suzuki Splash.


”Menurut salah satu pelapor, yakni Irma Tambunan, 38, warga Kubanggajah, Limbukan, mobilnya dirental para tersangka. Setelah dirental, mobil tidak dikembalikan. Ternyata, oleh para wanita perental, mobil dijual kepada pihak lain. Alasan mereka, terbelit hutang,” ujar AKP Jefrizal.


Perwira rendah hati ini berharap, masyarakat atau pemilik usaha rental mobil yang merasa ikut menjadi korban, agar segera melapor. ”Masyarakat juga kita minta, hati-hati dalam membuka usaha rental mobil. Pastikan, mobil aman direntalkan,” kata Kasat Reskrim AKP Jefrizal Jarun. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA