Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Diyakini Dongkrak Jumlah Kunjungan Wisman


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-14 16:51:00 WIB    Dibaca : 71 kali

 

Dari Padang-Singapore Famtrip Air Asia dan Singapore Tourism Board

Upaya Sumbar mendongkrak kunjungan wisatawan asing ke ranah Minang semakin terbuka lebar. Menyusul, langkah maskapai penerbangan AirAsia membuka kembali penerbangan langsung Padang-Singapura setelah hampir delapan tahun ditutup. Jumat-Senin (9-12/2) lalu, Padang Ekspres mendapat kesempatan mengikuti Famtrip AirAsia bekerja sama dengan Singapore Tourism Board (STP) berwisata halal ke negeri Merlion itu. Bagaimana keseriuannya?

Sempat hampir pasrah tak bisa mengikuti famtrip ini, menyusul paspor yang dinanti-nanti belum kunjung selesai. Akhirnya, menjelang menit-menit akhir keberangkatan apa yang dinanti kelar juga. Semuanya tak terlepas atas dukungan dan bantuan Kasi Wasdakim Imigrasi I Padang Indra Sakti.

Di samping Padang Ekspres, famtrip ini juga diikuti Juli Ishaq Putra (Harian Haluan), Mario Sofia Nasution (Antara Sumbar), Yuniar (Harian Singgalang) dan Sherly Puspita (Kompas). Lalu, perwakilan sejumlah travel agent di Padang, Ero Tour, Sumatera Holiday Express, Pantara, UDA CS, Bumi Minang Pertiwi, Ermi Tour, Astria Padang Wisata, perwakilan AirAsia, STP dan Lily Tour (STB patner).

Penerbangan perdana AirAsia ini juga mendapat respons positif dari mantan Gubernur Sumbar Marlis Rahman. Mantan Guru Besar Fakultas MIPA Unand ini bersama istri Mairawita atau akrab dipanggil Wiwik Marlis Rahman bersama sang putri, juga ikut merasakan penerbangan perdana ini. Termasuk, owner Toko Mas Cantik Erwin M Noer.

“Dibukanya lagi rute ini, jelas sangat menguntungkan. Ya, salah satunya guna mendongkrak kunjungan wisata asal Singapura ke Sumbar, begitu pula sebaliknya. Soalnya, banyak juga orang Padang yang sekadar berwisata atau berobat ke sana,” terang Marlis Rahman yang juga mantan rektor Unand itu kepada Padang Ekspres menjelang keberangkatan di ruang tunggu BIM.

Erwin M Noer ingatannya malah beralih pada enam tahun lalu. Masa-masa masih dibukanya penerbangan langsung Padang-Singapura. “Waktu itu, saya kadang-kadang bersama kawan-kawan hanya sekadar makan siang bareng saja ke Singapura. Selepas itu, balik lagi ke Padang. Di samping harga tiket pesawat terbilang murah, terbang langsung lagi,” ucap pria yang juga anggota Bintang Sport Community (BSC) itu.

Respons sama, sebetulnya juga terlihat dari antusiasnya wisatawan asal Singapura berkunjung ke Padang. Hampir seluruh kursi pesawat AirAsia yang melakukan penerbangan perdana dari Bandara Internasional Changi Singapura, terisi penuh. Pesawat AirAsia perdana ini mendarat di BIM sekadar pukul 09.15, Jumat (9/2). Para penumpang ini mendapat sambutan luar biasa dari pihak maskapai dengan penyambutan seremonial.

Berkaca kepada data Badan Pusat Statistik (BPS) soal kunjungan wisatawan luar negeri per Desember 2017 yang dirilis awal bulan ini, ternyata wisatawan asing paling banyak berkunjung ke Indonesia per Desember 2017 itu bukan lagi didominasi wisatawan asal Tiongkok, namun berasal dari Singapura.

BPS mencatat, kunjungan warga negara Singapura tercatat terbanyak 202.969 pengunjung, disusul Malaysia 154.650. Sementara pengunjung asal Australia hanya 87.907 pengunjung.

Khusus bagi Sumbar, BPS mencatatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar sepanjang tahun lalu meningkat 13,34%, dari 49.686 orang menjadi 56.313 orang tahun lalu. Khusus per Desember 2017, angka kunjungan wisman ke Sumbar naik 63,98% menjadi 8.586 orang dari tahun sebelumnya hanya 5.225 wisman.

Wisatawan asal Malaysia paling mendominasi berkisar 80% terhadap kunjungan wisman ke Sumbar. Selain Malaysia, juga ada wisman Thailand, Australia, Perancis, Inggris, Jerman, China, Amerika Serikat, Jepang dan Filipina.

“Kita menyakini tahun ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar bakal meningkat, seiring adanya penerbangan langsung Padang–Singapura,” ujar Kepala BPS Sumbar Sukardi awal bulan ini. Sebelumnya, harus melewati bandara Soekarno Hatta, Medan, Batam, Bali atau menggunakan speedboat via Batam.

Di samping Padang-Singapura, secara berbarengan AirAsia juga membuka penerbangan Medan-Singapura dan Jakarta-Medann. CEO Grup AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan menyebutkan, pembukaan penerbangan perdana Padang-Singapura dan Medan-Singapura plus Jakarta-Medan ini, perwujudan komitmen AirAsia dalam mengembangkan jaringan rutenya di kawasan Asia Tenggara, serta dukungan terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke tanah air.

“Pembukaan rute ke Padang dan Medan yang potensi pariwisatanya sungguh luar biasa ini, menunjukkan bahwa pengembangan jaringan AirAsia di Indonesia tidak hanya terpusat di Jakarta dan Bali saja. Kami harapkan konektivitas langsung dari Singapura ke kedua ibu kota provinsi di Sumatera ini, dipadu dengan tarif hemat kami, dapat mendorong warga negeri singa untuk berkunjung ke Padang dan Medan,” tukas dia.

Hal tersebut, tambahnya, bentuk dukungan AirAsia terhadap upaya pemerintah dalam membuat potensi wisata lebih merata di sepanjang khatulistiwa. Sehingga, pilihan destinasi wisata bagi turis pun menjadi semakin banyak. Dengan demikian, target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara ke tanah air untuk  tahun ini pun dapat tercapai. 

Terlebih, kata dia, rute ini tidak hanya menawarkan keindahan ragam budaya Indonesia bagi wisatawan mancanegara, namun juga kesempatan untuk para pelancong dalam negeri untuk menjelajahi serunya negeri singa. Singapura, sebagai salah satu destinasi internasional yang paling diminati masyarakat Indonesia, menawarkan beragam pesona bagi masyarakat Padang dan Medan.

Dengan tarif hemat khas AirAsia, jangan lewatkan kesempatan berwisata halal di Kampong Glam, pengalaman berbelanja saat Singapore Great Sale, hingga mencicipi kelezatan kuliner khas Singapura seperti Kepiting Saus Singapura, Kaya Toast dan Laksa.
Hal sama juga diutarakan Area Director Indonesia International Group STB, Raymond LIM.

“Ini bentuk komitmen kita mengenalkan objek-objek wisata di Singapura secara luas kepada masyarakat Sumbar. Begitu pula sebaliknya, bagaimana warga Singapura juga tertarik berkunjung ke Sumbar. Lebih-lebih kita tahu bahwa Sumbar baru saja terpilih menjadi destinasi halal dunia,” ujar dia. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co