Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Dituduh Celakai Temannya, Motor Dilarikan


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-14 16:41:00 WIB    Dibaca : 57 kali

 


Modus Baru Curanmor

Pemilik kendaraan bermotor di Padang mesti mewaspadai berbagai modus yang digunakan pencuri motor. Mulai pura-pura kenal hingga menuduh korban melukai temannya seperti kejadian Senin malam (12/2). Beruntung keluarga korban berhasil menemukan dua orang yang diduga sebagai pelaku.

Korban yang mengalami nasib sial itu merupakan seorang pelajar bernama Akmal Usman, 19. Kejadian berawal saat korban, warga Kotolua, Kecamatan Pauh sedang duduk-duduk di kampus Unand. Kemudian datang dua orang pura-pura kenal menghampiri korban. Korban dituduh melukai temannya hingga harus menjalani perawatan.

Selanjutnya, korban yang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru itu dipaksa ikut bersama mereka. Dua orang tersebut masing-masing barinisial FF, 23, dan H, 21. Korban bersama salah seorang pelaku berboncengan ke arah Kelurahan Andalas.

Pelaku kemudian meninggalkan korban di pinggir jalan tidak jauh dari Puskesmas Andalas. Korban yang tidak kehilangan akal dan menghubungi keluarganya.

Keluarga korban bersama-sama mencari di mana pelaku tinggal. Sekitar pukul 23.00, rumah pelaku di Kelurahan Andalas ditemukan. Pelaku ditemukan bersama barang bukti.

Geram dengan ulah pelaku, keduanya dihakimi oleh keluarga korban. Mendengar ada kericuhan jajaran Polsek Padang Timur datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua pelaku. Karena TKP awal berada di kawasan Polsek Pauh, pelaku diserahkan ke Polsek Pauh.

Korban Akmal Usman mengaku tidak mengenal kedua pelaku. Namun, tiba-tiba pelaku merampas motornya dengan modus, korban dituduh pernah berantem dengan teman pelaku yang tengah dirawat di rumah sakit. “Saya dipaksa naik. Kalau tidak saya dipukuli Pak. Ketika saya dibawa ke Jalan Andalas, di sana saya ditinggalkan,” kata korban.

Kapolsek Padang Timur, Kompol Yulinasril, mengatakan, saat sampai di lokasi dua orang pemuda sudah diamankan di dalam rumah. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ia pun membawa dua pemuda itu ke Polsek Padang Timur. “Karena TKP awal di Polsek Pauh, kasus ini kami limpahkan ke sana,” ujarnya.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan kita, diduga pelaku mempunyai komplotan,” ungkap Kapolsek Pauh, Kompol Azhari. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co