Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Chelsea vs West Brom 3-0: Dilema antara Giroud-Morata


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-14 16:01:00 WIB    Dibaca : 39 kali

 


Olivier Giroud didatangkan demi menambah kekuatan Chelsea yang sudah punya Alvaro Morata sebagai pemain nomor sembilan. Nah, apa jadinya apabila kedua pemain nomor sembilan itu sama-sama meledak? Itu yang terjadi di hadapan Antonio Conte dalam laga kontra West Brom di Stamford Bridge, London, Selasa dini hari kemarin WIB (13/2).

Di balik kemenangan 3-0 atas The Baggies tidak ada gol Giroud dan Morata. Sebaliknya justru Eden Hazard yang jadi bintang dengan dua golnya di menit ke-25 dan 71. Lalu, sebiji gol sisanya dari Victor Moses menit ke-63. Giroud dan Morata berlomba-lomba memberikan suplai di balik brace keempat Premier League-nya Hazard musim ini.

Giroud main starter, Morata yang menggantikannya sejak menit ke-61. Bagi Giroud satu assists ini menandai starter pertamanya bagi The Blues. Ini kali pertama Giroud berkontribusi di saat klubnya menang dan dia main sebagai starter sejak melawan Stoke City, 13 Mei 2017. Dan saat itu dia masih di Arsenal.

Giroud, kepada Sky Sports mengungkapkan, dia sudah memberi apa yang diminta Conte. ”Dia hanya berkata pada saya, hanya kamu yang tahu kualitasmu, dan dia minta saya tunjukkan itu,” kata Giroud. Bukan dari kemampuan heading-nya. Giroud memulai show-nya di Stamford Bridge dengan kemampuannya sebagai pemantul bola.

Kemampuan itu sudah diasah Conte dalam dua pekan terakhir di London Cobham. ”Jadi, setelah berkali-kali menerapkannya, saya sudah siap,” lanjut striker berusia 31 tahun itu. Show-nya kemarin sempat menjawab keraguan sebelum laga tentang kondisinya yang belum sembuh dari cedera hamstring.

Sama seperti Giroud, Morata juga memulai 30 menitnya setelah dua pekan absen karena cedera punggung. Bagi Morata, ini kali pertama dia bisa meledak pada satu laga setelah terkena cedera lama. Dalam wawancaranya dengan Movistar bomber termahal Chelsea itu mengungkap bahwa Conte berjudi dengan memainkannya.

Dia belum 100 persen sembuh dari cedera. ”Saya masih bermain dengan rasa sakit. Saya bahkan tak nyaman saat bermain,” ungkap Alvarito. Di satu sisi, kabar bagus bagi Chelsea yang mendapatkan dua pemain nomor sembilannya kembali fit. Di sisi lain, ini akan memberi pilihan sulit bagi The Godfather.

Musim ini, Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan pernah main dengan dua striker, meski lebih seringnya lone striker. Tapi, jika dua striker, satunya dengan Hazard. Lalu, siapa yang harus dikorbankan? Conte membuka peluang untuk mengubah formasi permainannya. Bukan 3-4-3, bukan juta 3-5-2 atau 3-5-1-1.

Tetapi dengan menduetkan Giroud-Morata di depan dan Hazard sebagai supporting-nya. Bisa dengan 3-4-1-2. Di situ, dikutip Goal, Giroud bisa menjadi poros dari serangan klub juara bertahan Premier League itu. ”Dia (Giroud) target man hebat. Salah satu yang terbaik di Inggris ini, jadi dengan memberi bola padanya, maka kami bisa bergerak di sekitarnya,” ulas Hazard.

Hazard meyakini, Chelsea akan kaya opsi dalam serangan. ”Tidak cuma saya. Masih ada Pedro, Willian, dan lainnya. Dia (Giroud) poin referensi yang bagus. Kami punya dia (Giroud), begitu juga Alvaro. Kami pun bisa bermain sebagai striker. Ya, kami punya banyak opsi sebagai target man. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co