Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Agung Prasetyo Menepi Empat Bulan


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-02-13 13:52:00 WIB    Dibaca : 62 kali

 


Cukup lama tergolek lantaran cedera robek otot tendon yang didapatnya beberapa waktu lalu membuat centre back andalan Semen Padang, Agung Prasetyo harus naik meja operasi. Karenanya, pemain yang musim lalu membukukan tiga gol di Liga 1 Indonesia 2017 tersebut harus absen untuk empat bulan ke depan.

Kepastian operasi yang akan dijalani Agung Prasetyo tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli yang menyampaikan, untuk bisa menyebumbukan cedera yang didapat Agung saat melakoni internal game di Stadion H. Agus Salim, Padang, Januari lalu Agung harus naik meja operasi.

”Agung akan menjalani operasi di Rumah Sakit. Manajemen dan dokter tim masih mencarikan rumah sakit yang cocok untuk operasinya. Kemungkinan antara Semen Padang Hospital atau Jakarta. Kami akan lihat sepekan ini, mana yang terbaik,” terang Syafrianto, Senin (12/2).

Dalam proses penyembuhan cedera yang dialaminya, Agung Prasetyo diperkirakan harus absen selama empat bulan ke depan. Syafrianto Rusli sendiri belum pernah menurunkan Agung Prasetyo dalam tur Sumbar yang dilakoninya ke beberapa daerah kabupaten kota di Sumbar.

”Cedera robek otot tendon kaki kanan yang diderita Agung terjadi saat internal game di H Agus Salim, Januari lalu. Saat itu kaki Agung terbenam ke tanah dan ketika mau menggeser ke arah kanan waktu perebutan bola dengan sesama rekannya dia kesakitan. Ternyata diketahui ada urat tendon depan robek,” jelasnya.

Dijelaskannya, kondisi rumput Stadion Agus Salim yang tidak terlalu mumpuni menjadi salah satu penyebab utama cedera yang didapat Agung. ”Faktor rumput lapangan yang tebal salah satu penyebab terjadinya momen cedera Agung ini,” terangnya.

Selain Agung Prasetyo yang dipastikan harus absen dalam waktu yang cukup panjang. Syafrianto Rusli juga masih menunggu perkembangan terbaru dari centre back Semen Padang lain, yaitu Novrianto yang sama seperti Agung belum sekalipun diturunkan pada tur Sumbar.

“Novrianto juga cedera. Dibagian lutut juga, tidak separah Agung. Namun kalau dipaksakan bermain riskan sekali. Makanya saya minta ke manajemen untuk mendatangkan Ahmad Mahrus Bahtiar serta pemain seleksi Nurmufid Fastabiqol Khoirat,” jelas Syafrianto.

Absennya dua pemain senior tersebut memang memaksa Syafrianto Rusli mengoptimalkan beberapa pemain bertahan lain, seperti Febly Gushendra, Ahmad Taufik, dan Ahmad Mahrus Bachtiar, serta pemain seleksi Nurmufid Fastabiqol Khoirat jyang saat ini masih dalam pantauan tim pelatih untuk direkrut. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co