Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Bantu Petani dengan Layanan Kewirausahaan


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-13 13:47:00 WIB    Dibaca : 25 kali

 


Melalui layanan kewirausahaan dan digitalisasi sistem pertanian BUMN membantu petani. Sejumlah perusahaan BUMN yang berada di bawah komando Menteri BUMN Rini Sumarno dilibatkan untuk mensukseskan hal itu.

Menurut Rini melalui layanan kewirausahaan petani dan digitalisasi sistem pertanian diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan. Seperti usaha skala kecil (key players), tidak ada satu pun institusi yang punya otoritas atas value chain yang panjang, daya tawar lemah petani (main actors), serta insentif petani yang tidak fokus, tidak tepat, tidak berkelanjutan dan tidak cukup.

“Selama ini, komoditas pangan diproduksi secara terpecah-pecah dengan luas lahan yang kecil. Sehingga produksi pangan tidak produktif. Melalui penerapan digitalisasi sistem dan korporatisasi pertanian, BUMN hadir untuk mendorong peningkatan produktivitas pangan dan kesejahteraan petani kecil,” ujar Rini, Kamis (11/1).

Program tersebut merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden Jokowi saat Rakornas Pertanian Tahun 2017 lalu. Menurut Jokowi, tidak bisa lagi dibiarkan petani berjalan sendiri-sendiri. Rakyat harus diorganisir, petani harus diorganisir, kenapa korporasi bisa menjual produk dengan sangat murahnya? Karena skala ekonomi yang besar.

Ada pun BUMN hadir untuk mewirausahakan petani melalui Layanan Kewirausahaan Petani dan Digitalisasi Sistem Pertanian, pada Kamis (11/1) dilakukan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Rini tidak sendiri saat menghadiri acara tersebut. Dia mengajak sejumlah pimpinan BUMN.

Rini Soemarno mengatakan, penerapan digitalisasi sistem pertanian telah diluncurkan Menteri BUMN pada Maret 2017 lalu. Ia berharap hal itu dapat meningkatkan produktivitas petani.

Digitalisasi sistem pertanian oleh kelompok tani (poktan) diinisiasi oleh PT Telkom Tbk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui empat siklus tahap. Yaitu Pratanam dengan penerapan asuransi usaha tani dan kredit usaha rakyat yang merupakan wujud sinergi PT Jasindo, PT Askrindo dan Himpunan Bank Negara (Himbara); tahap Tanam dengan penyediaan benih, distribusi pupuk, dan pendampingan yang merupakan wujud sinergi PT Pupuk Indonesia, PT Pertani, PT SHS, dan PT PNM.

Menteri Rini juga menyaksikan penandatangan MoU antara BUMN dengan Mitra BUMDes Nusantara. “Kesejahteraan masyarakat Indonesia akan tercapai kalau bisa sejahterakan desa.,” pungkasnya. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co