Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

BPOM Siap Latih Petugas Keamanan Pangan


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-13 13:31:00 WIB    Dibaca : 33 kali

 


Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sumbar siap menggandeng Pemkab Agam dalam pengawasan produk obat dan makanan yang beredar ada di wilayah tersebut.

”Terkait pengawasan dan keamanan pangan, kita siap bekerja sama dan melatih bagi para petugas atau pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Agam guna menangani pengawasan produk obat dan makanan,” kata Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, saat konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Agam tahun 2019 di aula Bappeda Agam. 

Saat ini, pengawasan pangan sangat penting dalam menciptakan keamanan pangan dengan melibatkan tiga lapisan pengawasan, produsen, konsumen dan pemerintah. Untuk peran masyarakat dan produsen sangat penting. ”Dalam kondisi seperti ini, kami harap masyarakat dan para pelaku usaha di Agam semakin menyadari pentingnya makanan dan obat-obatan yang aman,” katanya.

Hal itu, tambah dia, sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 3 tentang Penyelenggaraan Pangan untuk Memenuhi Kebutuhan Dasar Manusia yang memberikan manfaat secara adil, merata dan berkelanjutan, berdasarkan kadaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan. Termasuk, PP Nomor 28 Tahun 2014 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan.

”Dalam melakukan pengawasan pangan di lapangan, kita juga melibatkan instansi terkait lainnya, seperti Kepolisian, Satpol PP, Koperindag dan lainnya,” jelas rang Banuhampu, Agam itu.

Jenis pangan yang diawasi, kata dia, berupa pangan segar, pangan olahan, pangan siap saji, dan pangan jajanan anak sekolah, dan pelaku usaha harus bertanggung jawab terhadap keamanan pangan.

”Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembinaan dan sosialisasi keamanan pangan bagi pelaku usaha, OPD dan lainnya,” ulasnya.

Asisten II Pemkab Agam, Isman Imran mengatakan, forum konsultasi publik ini dapat memperkuat koordinasi antar otoritas keamanan pangan untuk meningkatkan keamanan pangan masyarakat khususnya di Kabupaten Agam. ”Kita harap ini bisa dimasukan pada rumusan awal prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2019,” katanya.

Dalam kesempatan sama, forum konsultasi publik RKPD 2019 Agam juga mengundang narasumber dari Fakultas Pertanian Unand Wahyuni Syarfi. Dia menyampaikan materi soal pembangunan wilayah berbasis kawasan. Kegiatan itu juga dihadiri kepala OPD Agam, kepala bagian, camat dan unsur terkait lainnya. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co