Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Konsep Car Free Day Dikaji Ulang


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-13 13:31:00 WIB    Dibaca : 38 kali

 


Konsep pelaksanaan Car Free Day yang selama ini diberlakukan di jalan Sudirman, kini dikaji ulang Pemko Bukittinggi. Terutama, pemanfaatan kegiatan tersebut yang dinilai tidak begitu dirasakan masyarakat.

Ke depan, Car Free Day tidak hanya sebagai hari bebas dari kendaraan, tetapi lebih menjadikannya sebagai sarana membangun media komunikasi masyarakat di samping olahraga yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Bahkan, ditampilkan daya tarik dengan menyediakan space berjualan bagi pedagang kuliner dan pentas untuk menampilkan kreativitas generasi muda. Lalu, penampilan budaya dan sarana promosi produk yang bisa dinikmati masyarakat.

Dalam rapat dipimpin Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi dihadiri sejumlah kepala SKPD di ruang rapat utama Balai Kota Bukittinggi itu, terungkap bahwa konsep Car Free Day selama ini tidak hanya sebagai hari bebas kendaraan, tetapi dibuat lebih dari itu melibatkan peran sejumlah SKPD.

”Car Free Day tujuannya untuk mengurangi polusi udara saat masyarakat beraktivitas dan melakukan olahraga. Ke depannya, tidak hanya sampai di situ. Car Free Day ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang silahturahmi bagi masyarakat pecinta olahraga dan seni, serta pencinta kuliner,” kata Irwandi.

Menurut Irwandi, kawasannya diperluas dan ada aktivitas di sana. Lalu, pedagang kuliner ataupun pedagang baju atau distro akan dikoordinir Dinas Koperidag UKM, pemeriksaan kesehatan gratis DKK dan donor darah PMI, pentas seni akan dikelola Pasparpora dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sehingga, Car Free Day ini dapat dijadikan ajang komunikasi antar masyarakat dan pengunjung. Bahkan, saat ini setiap Minggu pagi ada kecenderungan orang datang dari Payakumbuh dan Padangpanjang ke Bukittinggi hanya untuk berolahraga. Ini semua perlu dimanfaatkan agar ada sesuatu yang mereka dapatkan di Bukittinggi.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi, Erwin Umar mengungkapkan, Car Free Day dengan konsep baru ini dilaksanakan efektif Februari setiap Minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya mulai pukul 06.00 sampai 11.00. Lokasinya dimulai dari depan Badan Keuangan sampai Simpang Yarsi dan Samping Sub-Denpom hingga Masjid Al Hanif.

”Selain hal ini akan menjadi destinasi alternatif yang dapat dimanfaatkan warga dan pengunjung kota. Hal ini salah satu upaya pemko menghidupkan UKM dan ekonomi warga,” ujar Erwin. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co