Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Danrem Bertekad Sumbar ADEM


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-13 13:25:00 WIB    Dibaca : 55 kali

 


Wajibkan Anggota Shalat Subuh Berjamaah

Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mirza Agus bertekad mewujudkan wilayah Sumbar tetap ADEM. ADEM yang dimaksud mantan Komandan Korem 061/Suryakancana Bogor itu meliputi aspek Aman, Damai, Enjoy dan Menarik.

“Mari sama kita wujudkan Sumbar yang ADEM; Aman, Damai, Enjoy dan Menarik. Daerah yang damai, aman dan nyaman untuk dikunjungi. Kami akan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan pimpinan daerah dan tentunya kerja sama dengan seluruh eleman masyarakat,” ungkap Danrem di hadapan para pimpinan dan reporter media cetak, elektronik dan online di Sumbar saat diundang menghadiri syukuran menempati rumah dinas sekaligus syukuran bersama 40 anak yatim di Jalan Sudirman Padang, Kamis (11/1) malam.

Program utama yang akan dijalankannya di Sumbar, adalah meneruskan program Danrem sebelumnya, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari. Selain itu, mewujudkan pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) empat kota di Sumbar, yakni Padang, Sawahlunto, Pariaman dan Padangpanjang, yang aman dan damai. “Ini tahun politik, tapi bagi kami sebetulnya biasa saja. Empat kota tersebut selama ini kondusif. Oleh karena itu, mari kita jaga kondusivitas itu,” ajaknya.

Sebelumnya, kata Mirza, ada riak masalah tanah di Padang, namun dirinya sudah berkoordinasi dengan wakapolda dan bisa diatasi. Tidak terjadi anakistis.

“Saya tidak ingin ada anarkistis di Sumbar. Baik antara tentara dengan polisi maupun antara tentara dengan masyarakat. Saya ingin, kalau ada masalah, ditangani cepat dan tuntas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia langsung memanggil Dandim Padang dan meminta agar senantiasa menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat dan forkopimda. “Tentara tidak boleh sembarang bertindak. Semuanya harus sesuai aturan. Harus adem,” pintanya.

Kepada para jajarannya, Mirza Agus juga minta bekerja lebih keras lagi bersama semua pihak. Misalnya, patroli bersama bagi yang piket malam dan siang. “Lalu lintas tidak boleh macet. Harus lancar. Untuk itu, ajak satpol PP dan petugas lalulintas untuk jaga dan lancarkan arus lalu lintas. Saya bersama wali kota pernah terapkan di sekitar Istana. Saya juga minta di Padang terapkan seperti itu. Agar masyarakat nyaman,” jelasnya.

Hal lain yang tak kalah penting, Mirza Agus menekankan semua jajarannya berlaku disiplin. “Kakek saya juga tentara. Saya masuk tentara karena disiplinnya. Di mana pun kalau tidak disiplin, bukan tentara namanya. Kalau tidak disiplin, pergi saja. Jika melanggar berikan sanksi sesuai aturan,” tandas jenderal yang pernah empat tahun tugas di Irian dan Aceh serta 10 tahun di Makassar ini. Kemudian, Mirza Agus mewajibkan seluruh jajarannya di mana pun berada di Sumbar untuk shalat subuh berjamaah di masjid atau mushalla terdekat.

Untuk menjaga lingkungan agar tidak dirusak, Mirza Agus mendorong para pelaku perusak lingkungan seperti pembalakan liar dan penambang tanpa izin ditindak tegas. “Mari sama-sama kita jaga lingkungan agar tidak ada pembalakan liar dan penambang emas ilegal. Jika ingin dilegalkan, pemerintah legalkan saja dengan mengacu aturan agar berdampak bagi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan potensi alam Sumbar yang besar dan indah, Mirza Agus pun punya keinginan mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan ke Sumbar. Ia mengaku telah sampai ke Saribu Rumah Gadang di Solok Selatan, ternyata di dalam perjalanan masih ada aktivitas penggalian pasir di sejumlah titik yang harus dihentikan sehingga tak menggangu kenyamanan wisatawan.

“Wisata Sumbar dari Solok Selatan, Pesisir Selatan sampai ke Padang yang saya kunjungi, cantik semua. Namun turis ke Sumbar kurang, kalah dari Singapura. Masyarakat sekitarnya juga belum begitu merasakan dampaknya. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita berdayakan masyarakat dan promosikan destinasi wisata sehingga wisatawan ke daerah ini jadi ramai,” katanya.

Di samping sektor pariwisata, Mirza Agus punya keinginan mengajak sebanyak-banyak para pegolf dari luar datang ke Sumbar. Salah satu yang dilakukannya saat ini adalah memperbaiki lapangan golf di Gadut Padang. “Ada investor yang akan memperlebar dan bangun dengan dana Rp 25 miliar sehingga bagus dan banyak digunakan turis dan pegolf luar Sumbar main di Padang. Kita rekrut tenaga kerja lokal,” kata jenderal yang memiliki akun Facebook dan Instagram pribadi ini.

Sementara itu, syukuran menempati rumah baru yang dipandu Kasipers Korem 032/Wirabraja Kolonel Arm DP Dwi Purnama tadi malam, diawali shalat Magrib berjamaah dilanjutkan pembacaan Surat Yasin dan tahlil diakhiri dengan doa.

Hadir Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Arh Sonny Septiono, Dandim 0312/Padang Letkol Kav Eryzal Satria, Danyonif 133/Yudha Sakti Letkol Inf Dwi Putranto, para Kabalak Aju, Komandan Satuan, Kasi Korem 032/Wirabraja, pimpinan redaksi, reporter dan perwakilan bintara, tamtama, dan ASN serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co