Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Utamakan Kelayakan Istora Senayan Jakarta


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-13 12:51:00 WIB    Dibaca : 22 kali

 


Menuju Indonesia Masters 2018

Setelah tahun lalu tak dapat digunakan karena tengah direnovasi jelang Asian Games 2018, kesiapan Istora Senayan Jakarta saat ini hampir mendekati rampung untuk digunakan kembali dalam ajang Indonesia Masters 2018 pada 23-28 Januari 2018 mendatang.

Panitia pelaksana (panpel) sendiri sudah melakukan uji coba lapangan pada Jumat (12/1). Sejumlah atlet klub mencoba dua lapangan yang disiapkan untuk uji coba.

Dari hasil uji coba, ada tiga aspek utama yang menjadi fokus panpel dalam uji coba. Tiga hal itu adalah flooring (karpet dan lantai dasar lapangan, Red), lighting (pencahayaan lapangan, Red) dan kondisi angin di lapangan.

”Setelah dicoba beberapa atlet, memang masih perlu penyesuaian lagi, terutama dari kondisi arah angin. Walaupun tidak terlalu mengganggu seperti yang kami khawatirkan di awal,” ujar , Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Masters 2018, Achmad Budiharto dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com (Grup Padang Ekspres)

Budiharto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBSI, menuturkan bahwa pencahayaan stadion juga diharapkan semakin baik dengan penggunaan jenis lampu LED.

”Jenis lampu yang dipakai ini adalah LED, tidak ada heating. Walaupun sudah 2000 lumens, tetapi tidak panas, akan membuat pemain lebih nyaman. Di JCC kemarin, kami pakai 1200 lumens tetapi pemain sudah merasa gerah, karena jenis lampunya berbeda. LED terangnya oke dan tidak panas,” ujar Budiharto.

Menyoal kebocoran atap yang pernah terjadi dan mengganggu jalannya pertandingan, Budiharto menjamin bahwa perhelatan Indonesia Masters 2018 nanti bisa berjalan lancar meski dalam kondisi hujan.

”Mudah-mudahan tidak perlu khawatir bocor lagi. Kebocoran ini memang menjadi momok buat gedung-gedung lama, karena stadion yang bocor pasti akan mengganggu jalannya pertandingan,” tambah Budiharto.

Budiharto juga bersyukur bahwa bulu tangkis mendapat dua kesempatan menjajal Istora sebelum Asian Games 2018 dihelat.
Budiharto mengatakan, Indonesia Masters 2018 bakal menjadi ajang penting karena event tersebut adalah bagian dari road to Asian Games 2018. Proses renovasinya sendiri, disebut Budiharto, sudah 95 persen.

Selain Indonesia Masters 2018, kejuaraan Indonesia Terbuka Level 2- BWF World Tour Super 1000, atau yang dulu dikenbal dengan istilah Superseries Premiere, juga akan dilangsungkan di Istora pada Juli mendatang. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co