Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

47 ASN Terancam Sanksi Indisipliner


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-12 16:02:00 WIB    Dibaca : 47 kali

 

Wajib Laporkan Hasil Kerja secara Berkala

Sebanyak 47 Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemkab Solok Selatan (Solsel) akan mendapatkan sanksi indisipliner. Bahkan, tiga orang di antaranya bakal dikenai sanksi berat. Ini sesuai PP No 53 Tahun 2010 dan UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rinciannya, 15 orang terindikasi pelanggaran disiplin berat karena melanggar ketentuan jam kerja. Sedangkan 26 orang terkena disiplin sedang. Tiga orang lagi yang tengah diperiksa Inspektrorat dan 3 orang sedang terkena sanksi pidana.

“ASN yang melanggar disiplin kerja pada 2017 lalu, tercatat 47 orang. Semuanya tengah diproses oleh tim dan Inspektorat. Bahkan jika kasusnya dinilai cukup berat, sesuai aturan PP 53/2010 dan UU 5/2014, bisa saja tiga orang yang terkena sanksi berat dijatuhi hukuman pemecatan sebagai ASN. Meski demikian semua hasilnya diserahkan sepenuhnya pada tim,” kata Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solok Selatan, Erwin Ali didampingi Kabid Pengembangan dan Perencanaan Aparatur (PPA) BKPSDM Solsel, Admi Zulkhairi kepada wartawan, kemarin.

Terpisah, Kepala Inspektorat, Amdani membenarkan, saat ini tengah pemeriksaan disiplin ASN. Tapi belum ada keputusan hingga saat ini, apalagi keputusan untuk dipecatnya ASN itu. “Kami hanya anggota tim pemeriksaan dan sesuai tupoksi kerja memeriksa bukan membuat kebijakan keputusan,” katanya.

Sementara itu, Sekkab Solok Selatan Yulian Efi menambahkan, penerapan sanksi disiplin ASN ini sudah lama diterapkan di Solsel. “Kita mendorong tim pemeriksa untuk menerapkan sanksi disiplin ini sesuai peraturan dan ketentuan berlaku terkait disiplin ASN,” ujarnya.

Yulian Efi menjelaskan, setelah seluruh ASN yang bermasalah diklarifikasi, pihaknya akan direkomendasikan kepada Bupati dan ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman.

Berdasar Pasal 87 Ayat 3 UU ASN, jika seorang ASN mangkir kerja selama 46 hari baik berturut-turut atau pun tidak selama satu tahun maka akan diberhentikan secara hormat.

Penjatuhan hukuman berdasarkan Pasal 10 Angka 9 hurup d PP 53/2010, untuk sanksi yang diberlakukan diberhentikan secara tidak hormat. “Kita imbau ASN untuk membaca aturan disiplin yang sudah diterbitkan, baik Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah. Apalagi saat ini Pemkab Solsel tengah menerapkan Peraturan Bupati No 41 Tahun 2017 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” katanya.

Artinya, ASN tidak bisa lagi bekerja sekehendak hatinya. Saat ini, ASN diarahkan untuk bekerja sesuai aturan dan melaporkan hasil kerjanya satu hari secara berkala pada pimpinan unit kerja. (*) 
© 2014 - 2018 Padek.co