Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

12 Bapaslon Bertarung di Empat Kota


Wartawan : 0 - Editor : Elsy Maisany - 2018-01-11 16:22:00 WIB    Dibaca : 77 kali

 


Hari Ini, Pemeriksaan Kesehatan di RSUP M Djamil Padang

Tepat pukul 00.00 dini hari tadi, KPU RI resmi menutup pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) peserta pilkada serentak 2018, termasuk di empat kota di Sumbar (Padang, Pariaman, Padangpanjang dan Sawahlunto). Selanjutnya, hari ini (11/1) dan besok (12/1), bapaslon melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP M Djamil Padang.

Di Padang, tercatat tiga bapaslon mendaftarkan diri. Setelah Selasa (9/1), Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda yang diusung tujuh parpol (Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, Partai Gerindra, PDIP, Partai NasDem dan PKB), mendaftarkan diri ke KPU Padang. Kemarin (10/1), giliran bapaslon Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa mendatangi KPU. Bapaslon ini diusung PKS dan PAN. Bapaslon terakhir yang mendaftar adalah pasangan perseorangan Syamsuar Syam-Misliza.

Bapaslon Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa sampai di KPU Padang sekitar pukul 11.09 diiringi musik rebana dan alunan lagu kasidah dari ibu-ibu majelis taklim, dan pendukungnya. Keduanya terlihat kompak menggunakan kemeja putih berkerah kuning dengan celana dasar warna hitam, serta peci nasional warna hitam.

Selain ketua dan sekretaris partai politik (parpol) pengusung yang wajib menghadiri pendaftaran, tampak juga istri kedua bapaslon. Selain itu, juga hadir anggota DPR RI M Asli Chaidir dan Hermanto, anggota DPD RI Leonardy Harmainy, Ketua Tim Pemenangan Armedi. Tak sampai dua jam, komisioner berhasil menuntaskan keseluruhan prosesi pendaftaran.

Mahyeldi dalan orasinya usai mendaftar, menyebutkan bahwa dia bersama Hendri Septa bakal membangun masyarakat madani untuk warga Kota Padang. ”Kita siap menjadikan Kota Padang lebih baik lagi,” ujar politisi PKS itu.

Jelang ditutupnya pendafataran, bapaslon dari jalur perseorangan, Syamsuar Syam-Misliza mendaftar ke KPU Padang. Purnawirawan TNI dengan pangkat letnan kolonel ini, sampai di kantor KPU Padang sekitar pukul 22.30 atau 1,5 jam jelang penutupan.

”Kalau yang lain datang siang, kami sengaja memilih datang malam. Ini tanda kami bagak (berani, red),” ujar Syamsuar Syam saat registrasi kedatangan.

Dia datang bersama lima orang pendamping saja. Dua orang di antaranya istrinya. Istri pertama, Misliza yang jadi bapaslon wakil wali kota dan istri kedua, Yuli Farida, jadi pendamping.

”Rasa-rasanya, tak ada lagi yang akan mendaftar. Selain waktu pendaftaran yang akan berakhir 1,5 jam lagi, tak juga memungkinkan lagi adanya bapaslon lain dari jalur partai,” terang Ketua KPU Padang M Sawati.

Di Sawahlunto, terdapat tiga bapaslon wali kota dan wakil wali kota mendaftar. Masing-masing, bapaslon incumbent Ali Yusuf dan Ismed yang mendaftar Senin (8/1). Mereka diusung Partai Golkar, PKPI dan PKS.

Lalu, bapaslon Fauzi Hasan-Dasrial diusung Partai Demokrat-PDIP mendaftar Selasa (9/1). Di hari terakhir, Rabu (10/1), giliran Deri Asta-Zohirin mendaftar. Mereka diusung PAN, PPP, dan NasDem.

Sementara di Padangpanjang, tercatat empat bapaslon wali kota dan wakil wali kota mendaftar. Masing-masing, Mawardi-Taufiq Idris diusung koalisi Partai Demokrat dan PPP. Keduanya resmi mendaftar ke KPU Padangpanjang, Senin (8/1). Kemudian, Rafdi Meri-Ahmad Fadli, bapaslon ini diusung Partai Gerindra, PKS dan PBB mendaftar pada Selasa (9/1).

Lalu, Fadly Amran-Asrul dari koalisi Partai Golkar-PDIP, serta Hendri Arnis-Eko Furqani diusung koalisi PAN dan Partai NasDem. Keduanya bapaslon ini mendaftar ke KPU Padangpanjang, Rabu (10/1).

Ketua KPU Padangpanjang, Japri Edi Putra menyebutkan, persyaratan pencalonan dan syarat calon empat bakal paslon tersebut dinyatakan lengkap dan dapat diterima.

Sementara di Pariaman, tercatat tiga bapaslon mendaftarkan diri. Di hari terakhir kemarin, tercatat dua bapaslon melakukan pendaftaran. Sebelum mendaftar kedua bapaslon ini konvoi keliling Pariaman.

Diawali dengan Bapaslon Mahyudin-Muhammad Ridwan yang mendaftar ke KPU Pariaman sekitar pukul 14.00. Pasangan yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini diantar ratusan pendukungnya. Rombongan ini disambut Ketua KPU Pariaman Budi Satria beserta divisi KPU Pariaman.

Ketua Tim Pemenangan Mahyudin-Muhammad Ridwan, Mimi Elfita kepada pers mengaku optimistis pasangan ini mampu merebut 35 persen suara di Pariaman. ”Kami optimistis pasangan Mahyudin dan Muhammad Ridwan mampu meraih 35 persen. Kenapa 35 persen, karena saat ini ada tiga pasangan calon,” ujarnya.

Mimi menyebut, sejumlah partai juga menyatakan sikap untuk mendukung. Namun demikian, pihaknya saat ini masih menunggu SK dari partai pendukung sebagai bukti dukungan resmi. 

Sedangkan berkas pencalonan pasangan Mahyudin-Muhammad Ridwan dinyatakan lengkap oleh KPU Pariaman sekitar pukul 17.35. Mahyuddin saat jumpa pers menyebutkan, salah satu visi dan misinya adalah melanjutkan pembangunan pariwisata. 

Dalam hal ini menjadikan pariwisata destinasi yang tidak hanya kunjungan sejam atau dua jam, tapi minimal menginap sehari dua hari. Di samping, menyeimbangkan pembangunan fisik dan spritual SDM. ”Balai Latihan Kerja sudah sangat mendesak ada di Pariaman. Generasi muda perlu mendapat pembekalan agar mereka lebih produktif,” ujarnya.

Selepas itu, giliran Bapaslon Dewi Fitri Deswati dan Pabrisal Arsil yang diusung koalisi Partai NasDem dan Partai Hanura mendaftar ke KPU Pariaman sekitar pukul 17.30. Sebelum dilakukan penetapan, komisioner KPU Pariaman mengecek kelengkapan berkas yang diserahkan oleh Ketua Tim Sukses Edison TRD.

Dewi Fitri Deswati merupakan bakal calon wali kota Pariaman pertama dari kalangan perempuan sepanjang sejarah pilkada Pariaman. Bersama Pabrisal Arsil yang merupakan perantau sukses asal Pariaman, Dewi menyebut, jika terpilih nanti akan menjadikan pendopo sebagai rumah rakyat.

Dia bersama wakilnya akan bergantian berkantor di masing-masing kantor camat untuk mendengarkan permasalahan sebenarnya di masyarakat, serta mencarikan solusi dari permasalahan tersebut.

Ketua KPU Pariaman Budi Satria menyebutkan, jelang penutupan pendaftaran, pihaknya sudah menerima tiga bapaslon dari partai. Selain dua bapaslon di atas, sebelum sudah mendaftar Genius Umar dan Mardison Mahyudin diusung lima parpol (Partai Golkar, PPP, PBB, PAN dan PDIP).

”Sesuai jadwal, maka pasangan yang telah mendaftar akan berlanjut pada proses pemeriksaan kesehatan 11 dan 12 Januari di RSUP M Djamil Padang,”ujar Budi Satria.

Selepas itu, tambah dia, mulai 18 hingga 20 Januari, KPU Pariaman akan memanggil tim sukses bapaslon jika memang ada berkas yang masih perlu dilengkapi. Dalam hal ini, dia meminta kerja sama tim pemenangan agar berkomunikasi dan berkoordinasi dengan KPU. (*)
© 2014 - 2018 Padek.co