5 Ciri Ciri Pohon Insulin

Ciri Ciri Pohon Insulin

Jamu paitan yang berasal dari ekstraksi pohon insulin (Tithonia diversifolia) telah lama dipercaya sebagai obat penyakit diabetes. Berikut ciri-ciri pohon insulin yang bisa kamu pahami sebelum mengenal manfaatnya lebih jauh.

Tumbuhan yang disebut-sebut berasal dari Meksiko, Amerika Selatan ini memang memiliki manfaat sesuai namanya. Daun tithonia ini memiliki senyawa aktif yang dapat menekan kadar gula darah penderita diabetes.

5 Ciri-Ciri Pohon Insulin

1. Klasifikasi Pohon Insulin

Tanaman obat ini memiliki nama ilmiah Tithonia diversifolia, berikut tingkatan taksonomi pohon insulin atau yakon.
  • Kingdom Plantae
  • Divisi Tracheophyta
  • Kelas Magnoliopsida
  • Bangsa Asterales
  • Suku Asteraceae
  • Marga Tithonia Desf. ex Juss
  • Spesies Tithonia diversifolia

2. Morfologi Pohon Insulin

  • Morfologi Akar

Sistem perakaran Tithonia diversifolia cukup dalam menembus media tanam. Pertumbuhannya juga relatif cepat. Pohon insulin kerap kali dijadikan salah satu tanaman anti erosi karena memiliki tajuk yang rapat. Tanaman berjenis perdu ini tumbuh tegak hingga ketinggian 5 meter.

  • Morfologi Batang

Pohon insulin memiliki daun berjenis tunggal dan berselang-seling tumbuh di batangnya. Lebar daun bisa mencapai 15-25 cm sedangkan panjangnya mencapai 26-32 cm. Daun T. diversifolia berwarna hijau dengan ujung dan pangkal yang meruncing. Pertulangan daun insulin cenderung menyirip.

  • Morfologi Bunga

Pohon insulin memiliki bunga yang tumbuh subur di bagian ujung rantingnya. Bunga tumbuh secara majemuk dengan tangkai bulat. Bunga tanaman ini juga memiliki bulu-bulu halus dan kelopaknya berbentuk tabung.

Tidak seperti bunga pada umumnya, bunga insulin memiliki kelopak berwarna hijau. Bentuk mahkotanya menyerupai pita kuning dan bertekstur halus. Benang sari bunga ini berwarna kuning dan bulat. Tidak jauh berbeda dengan benang sari, putiknya juga memiliki warna senada.

  • Morfologi Buah

Buah T. diversifolia berbentuk bulat dan hijau saat belum matang. Buah akan berubah warna menjadi coklat setelah matang dan menua. Bijinya sendiri berbentuk bulat, berwarna coklat, dan teksturnya keras.


3. Habitat

Pohon insulin merupakan tanaman tahunan yang ditanam masyarakat tradisional di Amerika Selatan. Selain di Meksiko, tumbuhan ini juga banyak tumbuh di Pegunungan Andes Utara dan Tengah dari negara Kolombia hingga ke Argentina Utara.

Tanaman ini tumbuh subur dan dikembangkan petani di Mid Elevations, lereng pegunungan Andes. Namun, kini pohon insulin juga banyak dikembangkan di berbagai wilayah.

Tanaman yang populer sebagai obat diabetes melitus ni memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Masyarakat semakin menyadari manfaat tumbuhan ini yang efektif mengontrol gula darah penderita diabetes. Tak heran jika pengembangannya semakin banyak, termasuk di Indonesia.


4. Kandungan

Tumbuhan insulin mengandung senyawa fruktosa sekitar 35%. Hal ini diungkapkan di Research Project Leader of the Andean Roots and Tubers oleh peneliti Michael Hermann.

Gula-gula fruktosa tersebut dapat dicerna oleh enzim pencernaan dalam tubuh. Namun, di usus besar zat tersebut akan difermentasi. Oleh karena itu, daun insulin cocok dikonsumsi penderita kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia.

Tak sedikit penderita diabetes yang menggunakan daun insulin ini untuk mengontrol gula darah secara rutin. 


5. Manfaat

  • Sebagai Prebiotik

Tidak hanya kaya fruktosa, daun insulin juga mengandung senyawa Fructooligosaccharides. Senyawa ini merupakan zat yang sangat bagus untuk bakteri baik di usus. Dengan demikian, konsumsi daun insulin akan sangat bagus untuk sistem pencernaan.

  • Anti-Bakteri

Daun insulin juga bersifat antimikroba atau antibakteri. Ekstraksi daun ini bisa dikonsumsi secara teratur untuk mencegah perkembangan kuman dan bakteri. Anti-bakteri yang dikandungnya bermanfaat untuk menekan perkembangan kuman berbahaya di ginjal dan kandung kemih.

  • Mengontrol Gula Darah

Tumbuhan ini memang diberi nama sesuai fungsi utamanya. Daun insulin populer digunakan sebagai zat penurun kadar gula darah. Selain itu, kadar kalori di dalamnya juga sangat rendah. Tumbuhan ini sudah lazim digunakan sebagai obat diabetes di tanah air.

  • Sebagai Antioksidan

Daun insulin dapat kamu konsumsi sebagai antioksidan alami untuk tubuh. Bagi kamu yang ingin menjaga stamina dan kesehatan tubuh, tentunya mengkonsumsi daun insulin bisa menjadi pilihan.

  • Meningkatkan Fungsi Hati

Khasiat yang satu ini mirip dengan temulawak. Daun insulin juga efektif dikonsumsi untuk meningkatkan vitalitas organ hati.

Ciri-ciri pohon insulin di atas bisa menjadi referensi kamu ketika hendak memanfaatkannya untuk pengobatan. Kamu bisa mengkonsumsinya secara teratur untuk menjaga kesehatan dan stamina. Tidak hanya itu, bagi penderita diabetes, ekstraksi daun insulin juga merupakan obat yang mujarab.


Ciri Ciri Pohon Insulin - Padang ekspres

Belum ada Komentar untuk "5 Ciri Ciri Pohon Insulin"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel