Date Selasa, 29 July 2014 | 05:29 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Libur dan Industri Pariwisata Kita

Hendri Agung Idris - (Pemerhati Pariwisata)

Wisata adalah kebutuhan dasar setiap ma­nusia yang tidak mengenal strata sosial, tingkat ekonomi, usia, dan pen­di­di­kan. Setiap orang pasti senang ber­wi­sata, melancong ke tempat yang belum per­nah dikunjungi, menikmati pe­man­da­ngan indah dan mencoba hal-hal yang baru. Seperti petualangan dengan arung jeram, me­nyelam maupun makan ma­ka­nan tra­disonal yang unik dan khas daerah se­tempat dan lain sebagainya. Manusia membutuhkan wisata untuk refreshing atau...

Opini lainnya

Libur dan Industri Pariwisata Kita

Hendri Agung Idris - (Pemerhati Pariwisata)

Libur dan Industri Pariwisata Kita Wisata adalah kebutuhan dasar setiap ma­nusia yang tidak mengenal strata sosial, tingkat ekonomi, usia, dan pen­di­di­kan. Setiap orang pasti senang ber­wi­sata, melancong ke tempat yang belum per­nah dikunjungi, menikmati pe­man­da­ngan indah dan mencoba hal-hal yang baru. Seperti petualangan dengan arung jeram, me­nyelam maupun makan ma­ka­nan tra­disonal yang unik dan khas daerah se­tempat dan lain sebagainya. Manusia membutuhkan wisata untuk refreshing atau penyegaran dari ke­je­nu­han rutinitas sehari-hari. Daerah tu­juan­nya tentu saja disesuaikan kemampuan finansial. Bagi yang mampu tentu saja dapat berwisata ke mana pun di belahan dunia ini. Bagi...

Stop Kekerasan terhadap Anak

Agung Cahyanto - (Pegiat Masalah Sosial, Politik, dan Budaya)

Stop Kekerasan terhadap Anak Hari Anak Nasional (HAN) selalu di­pe­ri­ngati setiap tahunnya di Indonesia. Pe­ri­nga­tan Hari Anak Na­sio­nal muncul ka­rena adanya ide dan gagasan untuk me­wu­judkan ke­se­jah­te­raan teruntuk anak Indonesia. Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Re­publik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984. Anak sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki sifat nasionalisme, ras­a cinta tanah air, solidaritas, kecer­da­san, dan cita-cita yang tinggi.Hari Anak Nasional seyogianya men­jadi momentum kiprah kalangan pen­didik, pemerhati anak, dan tokoh ma­sya­rakat untuk turut memantau tumbuh kembang...

Pulang ke Rantau, Balik ke Kampung

Zelfeni Wimra - (Sastrawan, Tinggal di Padang)

Pulang ke Rantau, Balik ke KampungMinggu terakhir bulan puasa hingga pekan pertama hari raya, kegiatan kita yang tinggal di kampung meningkat. Sebagian keluarga membersihkan rumahnya. Cat lama diganti. Pagar dan sofa dipugari. Demikian pula dengan aneka aksesoris ruang tamu. Sembari itu, aktivitas berbelanja pun meninggi dari hari-hari biasa. Hari raya akan tiba. Keluarga yang berada di rantau akan pulang. Tamu akan banyak. Makanya, perlengkapan kue demi kue dan aneka masakan khas hari raya mesti disiapkan.Sebagian dari keluarga kita yang lain, yang tengah berada di rantau, sepanjang bulan puasa, dari pagi hingga petang me­meras keringat, membanting tulang, me­nyiapkan sejumlah finansial untuk ke­per­luan...

Idul Fitri, antara Ibadah dan Tradisi

Maksun - (Dosen Fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang)

Idul Fitri, antara Ibadah dan TradisiTradisi penyambutan Hari Raya Idul Fitri, yang dianggap sebagai hari kemenangan bagi umat Islam, sebenarnya telah dimulai sejakzaman Arab purba. Orang Arab purba mengadakan pesta pada setiap tanggal 1 Syawal dengan aneka ragam permainan. Tradisi ini, menurut Imam Al-Thabari, berlangsung terus hingga Nabi SAW migrasi ke Madinah. Menurut penuturan sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari, pada suatu hari raya, Nabi SAW dan isteri beliau, Aisyah RA, menyaksikan tari-tarian perang, ketangkasan panah-memanah dan menung­gang kuda di halaman masjid yang dilakukan oleh serombongan Arab Sudan yang lebih terkenal dengan Bani Arfidah. Dan Rasulullah tidak berkomentar apa-apa mengenai pertunjukan...

Memberdayakan Ekonomi Mudik

Mirawati Uniang - (Penulis, Tinggal di Padang)

Memberdayakan Ekonomi Mudik Dinukil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik berarti berlayar, pergi ke udik (hulu su­ngai atau pelayaran) dan atau, pulang ke kampung halaman. Dalam per­kem­ba­ngan selanjutnya, mudik lebih dikenal dengan perjalanan pulang kampung saat perayaan hari-hari besar keagamaan, khususnya Idul Fitri. Siklus mudik berlangsung setiap ta­hun. Kementerian Perhubungan (Ke­men­hub) memperkirakan 27,9 juta orang yang akan melakukan mudik ke berbagai dae­rah–terutama luar Pulau Jawa–dalam musim mudik 2014 ini. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang berkisar di angka 25 juta pemudik. Mudik memang menjadi agenda wajib dan "sakral" bagi sebagian orang, meski...

Menghadapi Macet di Hari Raya Idul Fitri

Purnawan - (Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sumatera Barat)

Menghadapi Macet di Hari Raya Idul FitriSalah satu tradisi masyarakat Indonesia pada saat Hari Raya Idul Fitri adalah saling mengunjungi famili atau teman sejawat, kegiatan ini seharusnya dapat dinikmati dengan nyaman oleh masyarakat. Namun dengan berjalannya waktu, kegiatan ini menjadi sebuah momok tersendiri bagi masyarakat dikarenakan banyaknya kemacetan di ruas-ruas jalan yang dilewati. Kemacetan beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri merupakan pemandangan yang sering terlihat di ruas-ruas jalan yang menghubungkan ibu kota kabupaten atau daerah-daerah wisata di seluruh wilayah Sumbar. Kemacetan terparah selalu terjadi di sepanjang ruas jalan Padang–Bukittinggi, perjalanan yang biasanya dapat ditempuh 2-3 jam, pada saat...

Makanan Kita Berbahaya Dikonsumsi!

Perwira Agusfia - (Praktisi Hukum)

Makanan Kita Berbahaya Dikonsumsi! Ditemukannya 13 sampel "pabukoan" yang mengandung rhodamin B dan 19 sampel yang mengandung bo­raks­ dari 200 sampel di 10 Pasar Pabukoan di Padang, (Padang Ekspres-16/7) meng­in­di­kasikan bahwa masyarakat (konsumen) belum aman dari bahaya zat-zat yang terkandung dalam berbagai jenis makanan yang dijual bebas di pasaran. Penemuan makanan yang me­ngan­dung zat berbahaya tersebut justru berte­patan momen Ramadhan, momen saat konsumsi masyarakat meningkat. Tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah keberadaan makanan yang mengandung zat-zat berbahaya tersebut lebih banyak dari jumlah perbandingan pengujian sampel.Ironisnya, penemuan makanan atau bahan makanan yang...