Date Kamis, 24 July 2014 | 15:24 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

16 Titik Longsor Ancam Pemudik

Kamis, 24-07-2014 12:15 WIB

Padang, Padek—Masyarakat yang melintasi jalur mudik di Sumbartak hanya dihantui 33 titik kemacetan, tapi juga bakal dihadapkan pada 16 titik rawan longsor. "Di­tuntut kesadaran penuh pemudik untuk mewas­padai titik rawan longsor itu. Apalagi intensitas curah hujan pada akhir Juli-Agustus nanti diperkirakan cu­kup tinggi," ingat Kepala Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Sumbar Yazid Fadhli ke­pada Padang Ekspres saat rapat koordinasi an­tisipasi gang­guan selama...

Berita Kaba Kampuang lainnya

Rawan Longsor! Pemudik Hati-hati

Selasa, 15-07-2014 | 12:51 WIB

Limapuluh Kota, Padek—Para pemudik yang ingin pulang kam­pung ke Kabupaten Limapuluh Kota diminta berhati-hati terhadap tanjakan tajam, jalan berkelok dan rawan longsor. Pangkalan Koto Baru menuju Kecamatan Harau merupakan kawasan yang patut di waspadai pemudik. Oleh sebab itu, pemudik diminta meningkatkan kewaspadaan saat melewati ruas jalan tersebut. Hal ini diungkap Kapolres Li­ma­puluh Kota, AKBP Tri Wahyudi melalui Kepala Satuan Lalintas, AKP. Yogi Febriayansah, Senin(14/7) . "Dulu yang menjadi kendala utama ruas jalan yang cukup sulit ditempuh penghubung Provinsi Sumbar dan Riau adalah Kelok 9. Namun setelah fly over atau jem­batan layang di kawasan tersebut rampung,...

Rekanan Keluhkan Fee Proyek

Selasa, 15-07-2014 | 11:06 WIB

Rekanan Keluhkan Fee ProyekPasbar, Padek—Kesal karena se­ring dimintai fee proyek oleh ok­num pejabat di Unit Layanan Pe­ngadaan (ULP) Pasbar, sejumlah rekanan mengamuk di kantor ter­sebut, kemarin (14/7). Setiap me­menangkan tender, pengusaha mengaku diminta fee hingga 15 persen. Jika tidak diberi, ke­me­nangannya bisa dibatalkan.Para rekanan tersebut men­datangi Kantor ULP Pasbar sekitar pukul 12.00. Mereka mencari ke­pala ULP. Karena sedang tidak berada di tempat, beberapa panitia dan staf Kantor ULP menjadi sasa­ran kemarahan para rekanan. Aksi itu kali kedua dilakukan para rekanan. Sebelumnya, Jumat (11/7), kejadian serupa juga terjadi di Kantor ULP. Karena tidak ber­hasil bertemu...

Pasar Solok Semrawut

Senin, 14-07-2014 | 11:50 WIB

Solok, Padek—Keterbatasan areal parkir di sepanjang ruas jalan Pasar Raya Solok menyebabkan ke­ma­ce­tan. Pasalnya, para pe­ngun­jung pada umumnya memarkir ken­da­raan­nya hingga memakan badan jalan.Pantauan Padang Ekspres, ke­ma­rin ratusan kendaraan roda dua dan mobil yang parkir dan tidak tertata dengan baik di sepanjang ruas jalan menambah semrawut jalan-jalan di Pasar Solok. Apalagi, di bulan suci Ra­madhan, dengan kon­disi pe­ngun­jung yang cen­de­rung meningkat teru­tama pada so­re hari, tak jarang menimbulkan ke­macetan.Tak hanya jumlah pengunjung dan lahan parkir dadakan yang ber­tam­bah. Jumlah pedagang kaki li­ma di setiap ruas jalan yang...

Kompleks Syekh Burhanuddin Ditata

Senin, 14-07-2014 | 11:45 WIB

Padangpariaman, Padek—Bu­pati Padangpariaman Ali Mukh­ni, meminta peran aktif segenap ninik mamak, alim ulama, bun­do kanduang serta kalangan pemuda dalam rangka men­dorong percepatan penyele­saian relokasi rumah di sekitar kawasan makam Syekh Burha­nuddin Ulakan.Hal itu disampaikan Ali Mukh­­ni saat berkunjung ke Kom­pleks Makam Syekh Burhanuddin di­dampingi sejumlahtokoh ma­syarakat Ulakan, usai melak­sa­nakan shalat Jumat di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Jum­at (11/7).Ali Mukhni, menjelaskan, pengembangan kawasan Ma­kam Syekh Burhanuddin me­mang sudah mutlak dilakukan, terutama untuk mewujudkan dan menjadikan Kecamatan Ulakan Tapakis sebagai pusat...

33 Titik Jalan Rawan Macet

Minggu, 13-07-2014 | 01:05 WIB

33 Titik Jalan Rawan MacetPadang, Padek—Jalur mudik yang akan dilewati para pemudik ke Sumatera Barat tidak hanya rawan terhadap tanah longsor, namun juga rentan terhadap kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Banyaknya, pasar tumpah dan jalan sempit berada di ruas jalan yang dilewati, membuat para pemudik akan mengalami kemacetan selama dalam perjalanan.Pantauan Padang Ekspres, sedikitnya terdapat 30 titik rawan kemacetan lalu lintas yang tersebar di tujuh ruas jalan, yakni Padang-Padangpanjang- Bukittinggi- Payakumbuh dan Batas Riau, Bukittinggi- Lubuk Sikaping dan Batas Medan, Padang-Solok- Singkarak- Kiliran Jao- Batas Riau, Padangpanjang –Kubukerambil-Batusangkar, Kubukerambil- Singkarak-Solok,...

Awas, Bahaya Mengintai di Jalur Mudik

Minggu, 13-07-2014 | 00:58 WIB

Awas, Bahaya Mengintai di Jalur Mudik pe­mudik ke Sumatera Barat be­lum dapat dinyatakan a­man. Da­ri penelusuran Padang Eks­pres di sejumlah titik, sarana mudik Lebaran yang akan di­gu­na­kan para pemudik belum me­ma­dai. Di ruas jalan lintas Su­ma­tera (jalinsum) di Dharmasraya meski­pun jalan yang dilewati pengen­dara terlihat mulus, namun tidak berarti membuat para pengendara mengurangi tingkat kehati-hatian­nya. Ka­rena, di Km 9 tepatnya di Su­ngai­dareh Kecamatan Pulau­pun­jung, jalan terlihat ber­gelom­bang. Kondisi jalan yang ber­ge­lom­bang tersebut bisa mem­ba­hayakan pengendara jika tak berhati-hati.Pada Km 12 tepatnya di ruas jalan Sialang juga rawan ter­ja­dinya longsor....

Bukan Tergiur Lembaran Rupiah, namun Panggilan Kemanusiaan

Minggu, 13-07-2014 | 00:53 WIB

Bukan Tergiur Lembaran Rupiah, namun Panggilan KemanusiaanPanas dan hujan, tak menyurutkan semangat Bari dan Andi untuk membantu keamanan jalan raya di Sitinjaulauik. Mereka tak berharap penghasilan yang besar dalam menjalankan profesi tersebut. Hanya panggilan nurani yang membuat mereka bersedia untuk melakoni pekerjaan yang mulia tersebut. Penghasilan yang diterimanya dalam melakoni pekerjaan itu hanya Rp25 ribu hingga Rp50 ribu. Namun, saat dapat membantu pengendara terlepas dari jeratan maut di Sitinjaulauik, maka itulah kebahagian yang tak ternilai harganya dan tak bisa dilukiskan dengan kata-kata bagi mereka. Bukan lembaran rupiah yang mereka harapkan, namun rasa kepedulian terhadap sesama lah yang membuat mereka tetap bertahan melakoni...

harian rakyat sumbar