Date Rabu, 23 July 2014 | 12:57 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Zulman jadi Rektor Unitas

Kamis, 28-07-2011 | 12:16 WIB | 1434 klik

Padang, Padek— Setelah melalui pemilihan sejak pukul 11.49 WIB kemarin (27/7), pengganti Nanda Utama SH MH sebagai rektor Universitas Taman Siswa (Unitas) akhirnya terpilih. Sebanyak 22 orang senat universitas memberikan suara mayoritas kepada Prof Dr Ir Zulman Harja Utama MP.


Calon yang diajukan Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum itu berhasil meraup 15 suara. Diikuti calon lainnya Dr Ir Irwandi Sulin MP sebanyak 5 suara, dan 2 suara sisa memilih Ki Jal Atri Tanjung SPd SH MH. Dengan begitu, resmilah alumni program doktor IPB Bogor tamatan 2004 itu sebagai rektor Unitas.


Menurut Ketua Pelaksana Pemilihan Rektor Unitas, Dr Widodo, hasil tersebut akan segera dikirim ke Yayasan Pendidikan Tinggi Taman Siswa untuk disahkan sebagai rektor sebelum dilantik pertengahan Agustus nanti. “Masa jabatan rektor sekarang habis 18 Agustus, jadi target kami sebelum tanggal tersebut sudah serah terima dengan rektor terpilih,” katanya.


Di masa kepemimpinannya, Zulman akan membentuk lembaga kerja sama dan pengembangan institusi (LKPI) dan lembaga penjamin mutu (LPM), untuk meningkatkan daya saing Unitas.


Saat ini, Unitas memiliki 1.603 mahasiswa di empat fakultas. Zulman mengaku kampus yang dikenal masyarakat luar di Padang ini hanya Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP), sehingga perlu keseimbangan antara publikasi dan peningkatan mutu di Unitas.


Pejabat Wakil Rektor II itu menyebut, tengah menjajaki kerja sama dengan Pemkab Padangpariaman, Solok Selatan, dan Pasaman untuk mendidik mahasiswa asal kabupaten tersebut. “Yang sudah jalan itu Pasaman Barat. Bentuk kerja samanya setiap dua orang anak di tiap nagari di kabupaten tersebut, kuliah di sini dengan beasiswa dari pemda,” jelasnya.


Program jangka panjang, segera dibuka enam program studi (prodi) baru di antaranya Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Statistika, Penyuluhan, dan Biologi. “Enam prodi itu tinggal menunggu izin dikti saja, berkas-berkasnya sudah siap,” sebutnya. Selain itu program magister akan dibuka prodi petanian dan peternakan. (mg8)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA