Date Sabtu, 2 August 2014 | 09:27 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Harga Emas Naik Rp10 Ribu

Sabtu, 04-06-2011 | 13:07 WIB | 294 klik

Painan, Padek—Pembelian emas meningkat sejak sepekan terakhir di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), namun tingkat transaksi pedagang masih terlihat berimbang, baik antara yang menjual maupun yang membeli.
Kenaikan harga emas pada awal bulan yang hanya berkisar Rp10 ribu ini, memang tidak memberikan pengaruh berarti khususnya bagi kalangan PNS.


Ini sebanding dengan penjualan pedagang kepada masyarakat yang sengaja melakukan penjualan emas karena terjadi kenaikan harga Rp10 ribu. Harga emas 24 karat minggu ini naik menjadi Rp1.010.000 per mas (dengan berat 2,5 gram).
“Sedangkan untuk emas 22 karat saat ini dijual Rp320 ribu per gram dan emas 18 karat dijual Rp205 ribu gram,” ungkap Roni, pedagang toko Mas Melati di Pasar Inpres Painan, kemarin (3/6).


Kenaikan harga emas ini memang lain dari biasanya, sebab pada awal bulan, harga emas selalu turun, tapi sekarang malah naik.
Rata-rata pelanggan yang berasal dari kalangan PNS itu membeli emas untuk tujuan koleksi atau hiasan, bahkan juga bertujuan untuk menabung.


“Karena kenaikan ini bertepatan dengan awal bulan, sehingga terjadi perimbangan penjualan dengan pembeli antara PNS dengan masyarakat biasa,” ungkap Inur, 34, pedagang lainnya.
Membeli emas untuk mempercantik diri itu diakui Yesi 30, salah seorang pembeli di toko Mas Melati. “Biasanya saya selalu mencari model-model terbaru yang buat oleh pengrajin emas. Sebab dengan koleksi itu akan menambah rasa percaya diri. Selain itu, juga bertujuan untuk menabung cara aman,” pungkasnya. (yo)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA