Date Selasa, 29 July 2014 | 23:48 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Calon DPD Irman Gusman Unggul n PPK Prediksi Pemilih 60-70 Persen

Perolehan Suara Parpol Alot

Kamis, 10-04-2014 | 11:07 WIB | 8985 klik

Gunungpangilun, Padek—Rivalitas calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan partai politik di Padang berlangsung alot. Tiga calon DPD incumbent (masih menjabat), mendapat perlawanan ketat dari calon DPD pendatang baru, yang notabene public figure di daerah masing-masing.

Di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Padang, penghitungan diawali dengan surat suara calon DPD. Penghitungan suara calon senator ini dilakukan usai pemungutan suara hingga pukul 16.00.

Dari hasil sementara di sejumlah TPS di Kecamatan Nanggalo, Padang Utara dan Padang Barat, perolehan suara dua calon DPD incumbent masuk empat besar, yaitu Irman Gusman dan Emma Yohanna. Sedangkan Alirman Sori, jauh melorot di bawah. Sementara Afrizal, anggota DPD, saat ini maju ke Senayan dari jalur partai (Gerindra). Dua calon DPD pendatang baru yang masuk empat besar adalah Jeffrie Geovanie dan Leonardy Harmainy. Sementara itu, data perolehan suara sementara untuk caleg DPRD Padang, provinsi dan DPR, dimulai bakda magrib.

Dari pantauan Padang Ekspres, antusias pemilih di TPS 17 Gunungpangilun, Kecamatan Padang Utara, berbanding lurus dengan Pilwako Padang, sekitar 54 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 232 orang.

Pileg kemarin, warga yang menggunakan hak pilih 126 orang. “Waktu Pilwako DPT yang menggunakan hak pilihnya 128 orang, sekarang 126. Hampir samalah,” kata Ketua KPPS setempat, Aldi Suryadianto usai penghitungan.

Dia menyebut, calon DPD adalah Irman Gusman meraih 57 suara. Sedangkan tiga partai yang unggul di TPS 17 Gunungpangilun adalah Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar.

Di TPS 13 Lolong Belanti, calon DPD dikuasai Irman Gusman dengan 65 suara, DPR RI Poempida Hidayatullah (Golkar) 23 suara, DPRD Sumbar Hendri Septa (PAN) 16 suara, DPRD Padang dikuasi Maidestal Hari Mahesa (PPP) dan Syahrul (PKB) sama-sama 5 suara.

Di TPS 7 Suraugadang, Kecamatan Nanggalo, untuk DPRD Padang, dari 233 pemilih, PKS bersama Gerindra dan Hanura masuk tiga besar. PKS meraih 74 suara, Gerindra 40 dan Hanura 19.

Sedangkan untuk calon DPD RI, Irman Gusman memimpin dengan 97 suara, disusul Jeffrie Geovanie 31 suara, Masrizal Munaf 23 suara, Leonardy Harmainy 13 suara dan Emma Yohanna 11 suara.

Sementara di TPS 09 Damar, tempat Cawako Padang terpilih, Mahyeldi Ansharullah memberikan hak suara, didapatkan hasil sementara dari jumlah daftar pemilih tetap 425 pemilih, hanya 170 pemilih yang memilih ditambah 4 pemilih dengan KTP dan KK.

Untuk DPR yang memperoleh suara terbanyak, yaitu Alex Indra Lukman (PDIP) 21 suara disusul M Ichlas El Qudsi (PAN) 13 suara. Sementara untuk DPD, perolehan suara terbanyak diraih Irman Gusman 18 suara, Jeffrie Geovanie 21 suara dan Emma Yohanna 16 suara.

Partisipasi 60 Persen

Partisipasi pemilih di Kecamatan Kototangah dan Nanggalo mengalami peningkatan dibandingkan Pilkada Padang.

Ketua PPK Kototangah, Afis mengatakan, dari pantauan ke beberapa TPS antusias warga mengikuti Pileg cukup tinggi, diperkirakan mencapai 70 persen dari DPT. Tidak ada masalah krusial saat pencoblosan, hanya beberapa formulir C1 kurang sehingga dijemput panitia TPS ke PPK. Hingga berita ini diturunkan, penghitungan surat suara di 346 TPS di Kecamatan Nanggalo masih berlangsung. “Penghitungan surat suara untuk DPR dan DPD sudah selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah maghrib akan dilanjutkan penghitungan surat suara untuk DPRD kota dan DPRD provinsi,diperkirakan jam 00.00 wib baru rampung,” jelas Afis.

Afis menambahkan, penghitungan rekap surat suara di tingkat PPS akan dilaksanakan pada 10 hingga 15 Maret. Sedangkan untuk tingkat PPK pada 13-17 Maret.

Hal senada diungkapkan Ketua PPK Nanggalo, Dedi, menyebut partisipasi pemilih mencapai 60 persen. Hingga berita ini diturunkan penghitungan surat suara masih berlangsung di TPS.

Di PPK Padang Selatan, untuk 126 TPS dengan 12 Panitia Pemungutan Suara (PPS) terdaftar jumlah DPT 43.150 pemilih. “Partisipasi pemilih kita perkirakan meningkat menjadi 70-75 persen,” kata Ketua PPK Padang Selatan Akhiruddin.

Di Kecamatan Padang Timur juga mengalami peningkatan partisipasi pemilih berkisar 70-75 persen. Saat pilkada hanya 50,2 persen. “Peningkatan partisipasi pemilih mungkin karena banyaknya calon yang harus dipilih,” ucap ketua PPK Padang Timur Liyunas Arif, kemarin.

Untuk Padang Timur yang memiliki jumlah TPS 160, jumlah PPS 10 dan jumlah DPT 61.905, akan melakukan penghitungan suara pada Minggu 13 April di gedung PMI.

Padang Lengang

Suasana Padang lengang selama pelaksanaan pemungutan suara pemilihan legislatif (pileg) kemarin.Jalan-jalan protokol sepi dari lalu lalang kendaraan. Sentra-sentra keramaian seperti Pasar Raya, Jalan M Yamin, Permindo dan Pondok, sepi aktivitas perdagangan.

Pantauan Padang Ekspres di Jalan Sudirman, Veteran, Ahmad Yani, Rasuna Said, Gajah Mada praktis sepi dari mobilitas kendaraan. “Saya rasa jalanan sepi karena warga ke TPS untuk mencoblos,” kata Wardi, 36, saat ditemui di Jalan Veteran. Wardi sendiri baru pulang mencoblos di TPS dekat rumahnya. “Sebagai warga negara yang baik, sudah sepantasnya menyukseskan pesta demokrasi. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegasnya.

Erlan, 22, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Padang, juga beranggapan sepinya arus lalu lintas di Padang karena warga ke TPS atau pulang kampung. “Teman-teman saya banyak yang pulang kampung. Katanya ingin mencoblos di kampung,” ucap Erlan.

Pada pemilu kali ini, dia berharap betul terpilih para caleg berakompeten dan berintegritas sebagai wakil rakyat.

“Sudah cukup lama kita dibohongi dan dibodohi para pemimpin kita sendiri. Saatnya kita majukan daerah dan bangsa kita di segala bidang,” ujarnya bijak.

Di Pondok, banyak toko yang tutup. Di salah satu TPS Jalan Kelenteng, semua pemilih diberi teh botol. Salah seorang pemilik Ko Shiu mengakui, sejak reformasi, WNI Tionghoa betul-betul merasa dihargai.

“WNI Tionghoa juga ada yang sudah duduk di DPR dan DPRD. Kami lahir di Padang, besar di Padang, mencari rezeki di Padang, bahkan mati nantinya juga di Padang, sehingga tidak ada niat sedikit pun tidak ikut berpartisipasi dalam pemilu. Kami juga ingin ikut memajukan perekonomian Padang,”aku Ko Shiu. (d/zul/cr6/pl2/eri/ztl)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA