Date Jumat, 25 July 2014 | 07:38 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Pembunuh Mahasiswa STKIP Disidang

Sabtu, 28-05-2011 | 12:02 WIB | 404 klik

Padang, Padek—Masih ingat kasus pembunuhan Siska,19, mahasiswa STKIP Gunung Pangilun Padang? Dia dibunuh sang kekasih dengan cara ditusuk 7 kali dengan linggis. Siska kemudian tewas seketika.


Peristiwa yang sempat menghebohkan masyarakat Padang ini, Jumat (11/3) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji. Pada 31 Mei 2011 ini, pelaku pembunuhan akan segera menjalani proses sidang.


Humas PN Padang Jon Effredi ketika ditemui diruang kerjanya, Jumat, (27/5) mengatakan, hakim yang akan menangani kasus pembunuhan ini ada tiga orang. Mereka masing-masingnya hakim Mucktar, Yoserizal dan hakim Fitrizal Yanto.


Sebagaimana diketahui, pembunuhan ini dilatarbelakangi karena cemburu. Tersangka Adesa Putra,26 (sekarang sudah berstatus terdakwa, red) tertangkap basah oleh korban Siska (kekasih terdakwa, red) selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL).


Kemudian di antara keduanya terjadi pertengkaran hebat. Korban dibunuh secara sadis, dengan menghujamkan linggis. Peristiwa ini terjadi Jumat (11/3) sekitar pukul 11.00 WIB, di Pincuran Tujuh, Kecamatan Kuranji, tapi baru diketahui Sabtu siang.


Usai menghabisi nyawa korban, tersangka sempat menghilang dan tidak ditemukan polisi. Namun Minggu (13/3) pagi, tersangka menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Tidak hanya itu, dihadapan Polisi, terdakwa juga sempat mengakui bahwa sebelum melakukan pembunuhan terhadap Siska, dia sempat memperkosanya. Saat diperkosa, korban masih dalam keadaan pingsan hingga akhirnya dihabisi dengan menusuk kepala dan bagian rusuk korban dengan Linggis yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa. (ldy)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA