Date Sabtu, 26 July 2014 | 08:05 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Kuota Pemprov Sumbar Terlewati

Ribuan Pelamar CPNS Gugur

Selasa, 17-09-2013 | 10:45 WIB | 6133 klik
Ribuan Pelamar CPNS Gugur

Ilustrasi (Net. ist)

Padang Padek—Animo masyarakat mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013 di Sumbar, benar-benar tinggi. Hanya tiga hari pascadibukanya pendaftaran CPNS di Pemprov Sumbar dan enam kabupaten/kota, jumlah pendaftaran membeludak.

Khusus di lingkungan Pemprov Sumbar, jumlahnya sudah melampaui kuota untuk 8.000 pendaftar. Artinya, ribuan pendaftar bakal langsung tereliminasi sebelum mengikuti ujian.

Informasi dihimpun Padang Ekspres pukul 09.40 kemarin (16/9), jumlah pendaftar sudah mencapai 9.681 pelamar. Meski begitu, Pemprov Sumbar tetap membuka pendaftaran sampai berakhirnya jadwal pendaftaran pada 26 September mendatang.

“Kita kan pakai sistem gugur. Jika telah terpenuhi kuota, pelamar yang mendaftar terakhir tidak kami proses lagi. Artinya, kesempatan bersangkutan mengikuti tes CPNS juga tidak ada,” ujar Kepala BKD Sumbar Jayadisman kepada Padang Ekspres di kantornya, kemarin (16/9).

Seperti diketahui, Pemprov Sumbar membatasi jumlah pelamar hanya 8.000 pendaftar pertama. Pembatasan itu karena anggaran penerimaan CPNS 2013 yang tersedia Rp 700 juta. Anggaran tersebut termasuk untuk penyusunan analisa jabatan, rapat, konsultasi, pengumpulan bahan, termasuk pelaksanaan tes CPNS.

“Anggaran kita terbatas, ya kita juga terpaksa membatasi kuota. Sistem kita, siapa pelamar lebih dahulu mendaftar dan menyerahkan administrasinya secara lengkap. Maka, dia berkesempatan mengikuti ujian. Kalau belakangan mendaftarnya, maka kesempatannya juga tipis untuk ikut ujian. Kecuali pendaftar pertama persyaratannya tidak lengkap,” jelasnya.

Ada kemungkinan menambah kuota pendaftaran CPNS? “Kami akan berikan tambahan 10 persen dari kuota sebagai cadangan. Kalau sudah terpenuhi, ya itu saja yang kita proses,” sebutnya.

Menariknya, tak semua formasi ditawarkan Pemprov Sumbar (193 formasi) dilirik pelamar. Formasi paling banyak dilirik adalah bidan, perawat terampil, penyuluh koperasi, guru bahasa Indonesia, dan guru bahasa Inggris.

Dari 9.681 pelamar yang mendaftar, tambah Jayadisman, sekitar 1.541 orang mendaftar di formasi bidan, 726 orang perawat terampil, 654 orang penyuluh koperasi, 566 orang formasi guru bahasa Indonesia, 512 orang guru bahasa Inggris.

Sedangkan formasi kurang peminat, seperti guru budi daya perkebunan, guru hama dan penyakit tanaman perkebunan, inspektur minyak dan gas, pengendali hama dan penyakit ikan, instruktur tata busana, instruktur komputer braile, inspektur tambang, perawat anestesi, pengawas perikanan, guru keterampilan vokasional griya kayu, dan guru mekanisasi pertanian tanaman perkebunan dan teknologi hasil pertanian.

Sistem ujiannya menggunakan computer assisted test (CAT) pelamar umum dan lembar jawaban komputer (LJK) untuk tenaga honorer kategori dua (K-2). Selain Pemprov Sumbar, sistem CAT juga digunakan Pemkab Dharmasraya dan Pemko Sawahluto. Sedangkan Pemkab Pasaman, Padangpanjang, Solok Selatan dan Mentawai, tetap menggunakan sistem LJK.

Pelaksanaan ujian menggunakan sistem LJK serentak dilakukan 3 November mendatang. Namun, bagi daerah yang menggunakan sistem CAT, BKN menetapkan tiga jadwal pelaksanaan tes. Yakni, sebelum tanggal 4 Oktober, sebelum tanggal 10 Oktober, dan setelah 10 Oktober. Jadwal tes CAT dan LJK berbeda. “Itu informasi yang kami terima, kemungkinan kami akan melaksanakan CAT setelah 10 Oktober nanti,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Asisten Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi menyebutkan, Pemprov tak berhak membatasi kesempatan masyarakat untuk mendaftar CPNS. Menurutnya, alasan keterbatasan anggaran tidak bisa menjadi dasar membatasi hak masyarakat atau pelamar.

”Setahu saya, tidak ada regulasi pusat membuat kebijakan pembatasan tersebut. Pembatasan pelamar ini justru bisa menghambat Pemprov dalam mendapatkan calon-calon pamong berkualitas,” ujarnya. Guna mengklarifikasi persoalan itu, Adel berniat memanggil Pemprov Sumbar dalam waktu dekat. (ayu)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA