Date Jumat, 1 August 2014 | 08:41 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Angkasa Pura Perkuat Mitigasi di BIM

Jumat, 05-07-2013 | 13:23 WIB | 233 klik

Padangpariaman, Padek—Sejumlah instansi vital pemerintah kian intensif memantapkan kemampuan mitigasi (pengurangan risiko). Kemarin, giliran personel di Bandara International Minangkabau (BIM) menggelar latihan tanggap darurat bencana.

Setelah bekerja keras sekitar dua jam, ratusan personel tanggap darurat berhasil memadamkan api yang menjilat duplikat pesawat Bagonjong Air di BIM, Kamis (4/7).

Aktivitas operasional penerbangan tetap berjalan normal saat digelar simulasi penanggulangan bencana yang digelar PT Angkasa Pura (AP) II Cabang Padang ini. Simulasi ini adalah standar operasional prosedural (SOP) yang wajib dilaksanakan minimal sekali dua tahun di setiap bandara internasional di tanah air.

“Setiap bandara internasional wajib memiliki sumber daya manusia (SDM), manajemen serta fasilitas yang semuanya harus sesuai SOP, termasuk sistem penanganan daruratnya. Apalagi keberadaan BIM, sangat sentral untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Sumbar,” ujar Direktur SDM PT AP II, RP Hari Cahyono kepada wartawan usai simulasi di BIM, kemarin.

Kegiatan yang mengangkat tema PKD Singgalang Sakti Airport Emergency Exercise tersebut, tak hanya melibatkan puluhan personel dari PKD PT AP II Cabang Padang. Namun, juga melibatkan jajaran kepolisian, TNI, Basarnas Sumbar, BPBD Sumbar, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Sumbar dan pihak maskapai penerbangan.

Kepala PT AP II Cabang Padang, Rian Hadhito menjelaskan, simulasi PKD ini juga bertujuan untuk menggagalkan berbagai aksi kriminalitas lainnya di bandara. “BIM salah pintu gerbang utama masuk ke Sumbar,” tegasnya.

Tak hanya itu, PT AP II juga peduli terhadap lingkungan melalui berbagai program corporate social responsibility (CSR). Di hari yang sama, PT AP II Cabang Padang memberikan 3.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Nagari Ketaping, Batang Anai dan Kototangah.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta semua pihak berpartisipasi menciptakan keamanan dan kenyamanan di BIM. “Masyarakat mesti aktif menjaga aset Sumbar ini. Dari sinilah, pintu masuk wisatawan dan investor yang akan menanamkan modalnya di Sumbar,” jelasnya. (zul)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA