Date Jumat, 1 August 2014 | 08:42 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Budaya

Lestarikan Adat dan Budaya Minang

Sabtu, 22-06-2013 | 12:12 WIB | 390 klik

Bukitinggi, Padek—Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan, generasi muda Minang harus bangga untuk melestarikan adat dan budaya rumah gadang yang merupakan visi dan misi Provinsi, kota dan kabupaten Sumatera Barat.

“Memang, orang Minang terkenal dengan diplomasinya, sebab tradisi masyarakat Minang bebas berpendapat, berbicara, mengkritik dan berkumpul, berpedoman kepada Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah, yang banyak melahirkan tokoh, seperti Bung Hatta, Sutan Syahril, M. Yamin,”katanya.

Hal itu dikemukakan Gubernur Sumbar, ketika meresmikan Rumah Gadang Hj. Ainil Mardiah Gazali, Suku Simabua Daujung, Garegeh Koto Selayan, Bukittinggi, yang ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh wali kota Bukittinggi, Jumat (21/6).

Menurutnya, adat dan budaya Minang yang cenderung egaliter, seperti halnya tradisi Minang dalam pelaksanaaan acara resmi adat dan budaya, serta acara resmi lainnya. “Bagi masyarakat Minang tidak ada istilah cium tangan dalam tatanan dan tradisi adat Minang yang lebih mengedepankan demokrasi,”ujar Gubernur.

Diakuinya, banyak anak Minang berkiprah di pentas Nasional. “Saat ini saja orang Minang yang duduk di DPR RI hampir 70 orang dan banyak lagi yang menguasi lembaga penting di tingkat Nasional,” sebut Irwan Prayitno.

Rumah Gadang Hj. Ainil Mardiah Gazali yang diresmikan kemarin itu, merupakan rumah dari orang tua Mayjend TNI H. M. Fuad Basya (Dt. Bagindo Ali), yang juga dihadiri oleh Jendral TNI Purn Djoko Santoso, Marsekal Muda Masdar Said (Sutan Sati).

Kemudian, Lantamal I Brigjen TNI Marinir, Sudarmin Sudar, Wali Kota Bukittinggi Ismet Amzis, Damdim 0304/Agam, Kapolres Bukittinggi, beserta Ninik Mamak Kurai Limo Jorong.

Pernyataan serupa juga dikemukakan Mayjen TNI H. M Fuad Basa Dt. Bagindo Ali, bahwa generasi muda Minang harus bangga menjadi anak Minang. “Kita harus bangga menjadi orang Minang, dan simbol Rumah Gadang,” ujarnya. (rul)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA