Date Rabu, 23 July 2014 | 21:12 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Mahasiswa Demo Dinas Pendidikan Pessel

Rabu, 19-06-2013 | 08:18 WIB | 135 klik

Painan, Padek—Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Sumatera Barat (AMPP-SB) mendemo Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), kemarin (18/6). Mereka menuntut Dinas Pendidikan Pessel mencairkan dana sertifikasi guru yang belum dicairkan selama tiga bulan.

Koordinator AMPP-SB, Revi Majiza Putra mengatakan kondisi pendidikan di Pessel cukup memilukan. Peringkat kelulusan UN SMA tahun ini anjlok di nomor buncit di Sumbar. Revi mengklaim salah satu penyebabnya karena tidak terpenuhinya hak guru sertifikasi.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pendidikan Pessel, Rusmayul Anwar membantah adanya tunjangan sertifikasi guru yang belum dibayarkan.

“Memang ada tunjangan sertifikasi 76 guru yang sempat belum dibayar pada 2011. Namun, kini sudah dibayarkan dan tidak ada permasalahan. Sedangkan yang 2 bulan pada 2012 belum dibayarkan, sebenarnya karena memang dananya tidak cukup untuk 12 bulan.

Kalau ada yang mengaku tahun 2011 belum dibayar, berarti guru yang bersangkutan bohong,” katanya didampingi Kabid Anggaran Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Anggaran Daerah (DPPKAD) Suhendri.

Terkait anjloknya nilai UN Pessel, Rusma Yul Anwar mengatakan, kritik, saran dan masukan untuk kemajuan pendidikan Pessel sangat diharapkan dari semua kalangan, termasuk dari mahasiswa. Masukan itu akan dijadikan sebagai kajian ke depan agar mutu pendidikan yang diharapkan tercapai. (yon/n)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA