Date Selasa, 29 July 2014 | 17:42 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Pantai Carocok Dibenahi

Senin, 10-06-2013 | 14:02 WIB | 390 klik

Painan, Padek—Tingginya animo masyarakat luar daerah untuk berwisata ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sejak beberapa tahun terakhir, harus disikapi dengan peningkatan sarana dan prasarana penunjang. Upaya itu dilakukan agar terciptanya rasa aman bagi masyarakat pengunjung selama berada di Pessel.

Bupati Pessel, Nasrul Abit mengatakan, saat ini Pessel sudah menjadi salah satu daerah kunjungan wisata masyarakat luar Sumbar.

“Tingginya tingkat kunjungan ke beberapa objek wisata terutama pantai Carocok Painan, harus disikapi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang lengkap. Upaya ini bertujuan agar pengunjung merasa nyaman selama berada di Pessel, terutama sekali pada objek wisata yang disinggahi,” ujarnya.

Dikatakannya, penimbunan atau reklamasi pantai Crocok Painan seluas 3 hektare yang saat ini tengah dikerjakan, bertujuan menjawab keterbatasan ketersedian lahan untuk penempatan pembangunan sarana dan prasarana penunjang pariwisata. Sebab pada lahan seluas itu, daerah berencana membangun berbagai fasilitas penunjang di bidang kepariwisataan.

“Di atas lahan itu nanti pemkab akan membangun taman bermain, parkiran, perhotelan dan lainnya. Sarana itu bisa dibangun, karena lahan seluas 3 hektare itu terbebas dari kepemilikan masyarakat,” jelasnya.

Bila dilihat dari perkembangan yang terjadi saat ini, terutama dalam hal kunjungan. Dia menilai penambahan luas kawasan yang terbebas dari kepemilikan masyarakat perlu dilakukan penambahan. Karena dihukum keterbatasan kemampuan keuangan daerah, penambahan kawasan melalui reklamasi atau penimbunan laut itu hanya bisa dilakukan secara bertahap.

Harus Profesional

Kata Nasrul Abit, ke depan, pengelolaan kawasan wisata Carocok Painan itu akan dilakukan secara profesional. Kalaupun pengelelolaanya melalui pihak ke tiga, tapi harus jelas protap dan standar pelayanannya. Semua itu bertujuan agar tidak merugikan bagi daerah maupun masyarakat.

“Saya tidak menginginkan wisatawan yang datang ke Pessel kecewa, baik akibat perilaku wisata yang tidak bagus, maupun karena merasa dirugikan akibat mengeluarkan biaya yang tidak jelas. Termasuk juga karena tidak tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Semua itu akan dibenahi secara bertahap, termasuk juga pembenahaan dalam hal pengelolaan,” tegasnya. (yon)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA