Date Senin, 28 July 2014 | 15:15 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Nasional

Rochmat: Ditutup Pukul 22.00 Sabtu Ini

Pendaftaran SBMPTN Diperpanjang

Sabtu, 08-06-2013 | 12:16 WIB | 745 klik

Jakarta, Padek—Panitia memperpanjang masa pendaftaran seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Sesuai jadwal yang sudah dilansir, sejatinya rangkaian pendaftaran SBMPTN sudah ditutup sejak tadi malam pukul 22.00 WIB. Tetapi panitia masih memberikan toleransi hingga pukul 22.00 WIB hari ini.

Pengumuman perpenjangan masa pendaftaran SBMPTN ini dipampang di website resmi panitia. Dalam pengumuman itu ditulis jika perpanjangan ini hanya berlaku untuk pelamar yang sudah membayar uang pendaftaran di Bank Mandiri. Para pelamar yang sudah mendaftar ini otomatis sudah memiliki kartu akses pendaftaran (KAP) dan nomor PIN.

”Jadi yang diperpanjang pendaftarannya itu adalah yang sudah membayar biaya pendaftaran,” kata Sekretaris SBMPTN Rochmat Wahab tadi malam. Rochmat mengatakan masa perpanjangan ini untuk antisipasi ada peserta yang sudah menyetor uang pendaftaran tetapi belum menuntaskan alur pendaftaran di website SBMPTN.

”Intinya pembayaran biaya pendaftaran di Bank Mandiri tetap ditutup sesuai jadwal (tadi malam, red),” kata dia. Guru besar sekaligus rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu berharap, pada masa perpanjangan hingga pukul 22.00 WIB malam nanti, calon pelamar SBMPTN memanfaatkan waktu sebaiknya.

Data yang dikumpulkan panitia menyebutkan jika jumlah pelamar yang membayar biaya pendaftaran sudah hampir mencapai target yakni sekitar 700 ribu orang. Jumlah pelamar ini didominasi lulusan UN tahun 2011 dan 2012. Untuk pelamar lulusan unas 2013 sekitar 10 persen saja. Jumlah pelamar lulusan unas 2013 sedikit karena sudah banyak yang terjaring melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

SBMPTN merupakan evolusi dari SNM PTN jalur ujian tulis tahun lalu. Pelaksanaan ujian tulis akan dijalankan pada 18-19 Juni mendatang. Sedangkan pengumuman kelulusan SBMPTN disampaikan pada 12 Juli nanti.

Pemerintah sudah tidak menggunakan istilah SNMPTN jalur ujian tulis mulai tahun ini. Alasannya istilah SNMPTN saat ini murni hanya untuk jalur prestasi atau undangan. Kuota SBMPTN 30 persen dari jumlah kursi mahasiswa baru. Sedangkan kuota SNMPTN minimal adalah 50 persen dari jumlah kursi mahasiswa baru. Sementara jalur ujian mandiri maksimal dipatok 20 persen dari total kursi mahasiswa baru.

Humas Panitia SBMPTN Bambang Hermanto merinci data pelamar hingga tadi malam pukul 19.12 WIB. Pembayaran per kelompok ujian sains-teknologi (saintek) dan sosial-humaniora (soshum) mencapai 486.423 orang. Sedangkan untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum) sejumlah 168.307 orang. Dengan demikian jumlah keseluruhannya adalah 654.730 orang.

Dari jumlah tadi, Bambang mengatakan masih ada banyak yang belum menuntaskan proses atau rangkaian pendaftaran secara online. Pada tempo yang sama, jumlah pendaftaran online untuk kelompok saintek tercatat 218.220 orang, soshum (229.424 orang), dan campuran (131.157 orang). Dengan demikian jumlah yang sudah mendaftar online adalah 578.801 orang atau masih kurang 75.929 orang.

”Jumlah yang belum melengkapi pendaftaran online itu terus bergerak. Karena kan masih pendaftarannya ditutup sampai jam 22.00 WIB nanti (tadi malam, red),” paparnya. Keterlambatan pendaftaran ini disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari kendala teknis server macet, hingga dari pelamarnya sendiri yang mencicil rangkaian pendaftarannya. ”Bisa jadi masih bingung mau masuk prodi apa,” tandas Bambang. (wan/jpnn)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA