Date Sabtu, 2 August 2014 | 11:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Politik

Tim Seleksi Dianggap Langgar Aturan

Calon Anggota KPU Disanggah

Kamis, 06-06-2013 | 11:50 WIB | 285 klik

Bukittinggi, Padek—Struktur kepengurusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah bekerja selama 5 tahun sejak 2008 silam, akan segera berakhir masa jabatannya. Pergantian struktur di lembaga itu pun semakin dekat, sementara keputusan final oleh KPU Provinsi Sumatera Barat baru akan ditetapkan pada Kamis (6/6) besok.

Cuma saja, pergantian struktur di Lembaga KPU Bukittinggi itu masih diwarnai sanggahan dari 4 orang anggota KPU Bukittinggi, masing masingnya Dewi Afhrodita, Masdiwar, Afrizal , John Prima Yudha, yang juga mengikuti seleksi hingga tahap 20 besar.

Namun, pada tahapan selanjutnya, semua mantan anggota KPU periode 2008-2013 tersebut telah dinyatakan gugur oleh Tim Seleksi calon anggota KPU Bukittinggi, pada penentuan 10 besar terakhir, sebelum diputuskan menjadi 5 orang pada finalnya nanti.

Keempat orang mantan anggota KPU Bukittinggi itu, mengganggap ada beberapa hal yang telah dilanggar oleh Tim Seleksi anggota KPU Kota Bukittinggi, dan menganggap mereka Tim Seleksi KPU Kota Bukittinggi tidak dapat melaksanakan tugasnya sebagaimana mestinya.

Untuk itu, mereka meminta KPU Provinsi dengan supervisi oleh KPU untuk mengambil alih tugas seleksi ini, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 2 tahun 2013 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaran Pemilu.

Menyikapi sanggahan tersebut, Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Amnasmen, yang dihubungi wartawan, kemarin, di jeda seleksi akhir calon Anggota KPU Kota Payakumbuh, yang dilaksanakan di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, pun belum bisa mengemukakan jawabannya.

Cuma saja, apapun nantinya hasil keputusan KPU Provinsi, terhadap sanggahan yang telah dikirimkan ke KPU Sumbar, oleh 4 orang Anggota KPU Kota Bukittinggi, yakni pada tanggal 13 Mei 2013 dan 26 Mei 2013, sekaitan dengan adanya permohonan keberatan atas hasil seleksi calon anggota KPU Kota Bukittinggi, dan permohonan pembatalan keputusan Tim seleksi calon anggota KPU Bukittinggi, yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Tetapi yang jelas, saat ini KPU Provinsi masih memiliki banyak pekerjaan rumah sejak dilantik pada bulan Mei lalu, terutama merampungkan seleksi akhir calon anggota Komisi Pemilihan Umum untuk Kabupaten dan Kota yang belum tuntas sebutnya.

Menurut Amnasmen, sebaiknya ditunggu saja keputusannya pada paripurna hasil akhir pada Kamis 6 Juni ini. Namun terhadap sanggahan yang masuk, Amnasmen juga mengatakan pihak KPU Provinsi menanggapi serta membahas dan menindaklanjuti persoalan ini, bahkan sampai ke KPU Pusat. “Apapun keputusannya nanti, akan kami umumkan ke publik,” sebut Amnasmen.

Ketua Tim seleksi calon anggota KPU Kota Bukittinggi, Persalide, menyebutkan, bahwa pihaknya telah bekerja sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan seperti yang termaktub dalam perundang-undangan. Meski begitu, Ia pun memaklumi kalau ada beberapa pihak yang merasa tidak puas dan merasa dirugikan atas seleksi yang telah dilaksanakan itu.

”Kami telah berupaya bekerja maksimal apapun keputusan nantinya, kami juga siap megikuti ketentuan yang berlaku. Karena sekarang kami sudah melimpahkan sepenuhnya ke KPU Provinsi Sumatera Barat. Jadi semuanya tergantung pada keputusan final di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA