Date Jumat, 1 August 2014 | 02:36 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Penanganan Pantai Kritis di Sasak

Pemprov Bangun 11 Groin

Kamis, 30-05-2013 | 13:43 WIB | 192 klik

Padang, Padek—Gelombang laut yang tinggi akibat cuaca ekstrem, membuat Pantai Sasak di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengalami kritis sepanjang lima kilometer (abrasi). Dari lima kilometer tersebut, tiga kilometer mengalami abrasi yang cukup parah. Tidak hanya Pantai Sasak, kondisi kritis juga terjadi di Pantai Air Bangis sepanjang dua kilometer.

Abrasi di Pantai Sasak menyebabkan, sebanyak 55 unit rumah warga rusak berat. Selain itu, sebanyak 88 unit dipindahkan serta 195 unit rumah terancam habis dikikis abrasi dalam sepekan ini. Setiap kali gelombang tinggi datang, selalu saja mengikis rumah dan menimbun rumah penduduk.

Kepala Jorong Pasa Lamo Nagari Sasak, Zuwardi mengatakan, abrasi juga telah mengikis ratusan pandam pekuburan yang ada di daerah setempat. Abrasi di Pantai Sasak sudah melebar, sekitar lima kilometer panjangnya dan telah mengikis 10 meter bibir pantai. “Abrasi sejak seminggu terakhir, menyebabkan 600 meter daratan Pantai dan Muaro Sasak terban,” kata Kepala Jorong Pasa Lamo Sasak, Zuwardi.

Untuk mengatasi kondisi kritis tersebut, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar melakukan penanggulangan dengan membangun groin (pengamanan bibir pantai dengan menyusun batu menjorok ke laut, yang berfungsi untuk pemecah ombak-red) di Pantai Sasak. Pengerjaan pembangunan groin ini satu paket dengan pengerjaan groin di Pantai Air Bangis.

Kepala Dinas PSDA Sumbar, Ali Musri didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sungai Pantai dan Konservasi PSDA Sumbar, Andy Ikhvan mengatakan, pembangunan groin menggunakan dana APBD dengan nilai kontrak sebesar Rp8,5 miliar dan dana APBN dengan nilai kontrak sebesar Rp7,9 miliar.

Pembangunan groin melalui dana APBD dilaksanakan dengan sistem tahun jamak, dimulai 2012 hingga tahun 2014 nanti. Khusus di Pantai Sasak, melalui dana APBD, penanganan pantai kritis sedang berlangsung tahun ini. Sementara, melalui dana APBN dengan anggaran sebesar Rp7,9 miliar, dilaksanakan dengan sistem satu tahun anggaran, tahun 2012. Melalui dana APBN, penanganan pantai kritis di Sasak dilaksanakan sepanjang 1,5 kilometer.

Ali Musri menambahkan, melalui dana APBD, pada tahun ini, di Pantai Sasak dilaksanakan pembangunan empat groin. Sementara, melalui dana APBN pembangunan groin dilaksanakan sebanyak tujuh groin. “Meskipun menargetkan pembangunan groin melalui dana APBD dapat selesai 2014 nanti. Namun, kita berupaya pembangunannya dapat tuntas akhir tahun ini,” harap Ali Musri.(cr1)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA