Date Jumat, 1 August 2014 | 02:36 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Perekaman E-KTP Berakhir Juni

1,3 Juta Warga Belum Rekam Data

Kamis, 23-05-2013 | 13:23 WIB | 209 klik

Padang, Padek—Pemkab/Pemko se-Sumbar diminta mempercepat proses perekaman data KTP elektronik (e-KTP) bagi warga yang belum membuat e-KTP. Pasalnya, Juni mendatang proses perekaman data harus tuntas. Daerah diminta menyisir warga yang belum merekam data e-KTP.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setprov Sumbar, Syafrizal mengatakan, sedikitnya 1,3 juta wajib e-KTP belum melakukan perekaman data. “Tahun 2014, KTP manual tidak berlaku lagi. Ini sesuai Perpres No 6 Tahun 2012. Jika tak melakukan perekaman data e- KTP sekarang, maka seumur hidup yang bersangkutan tidak akan memiliki identitas kependudukan,” ujar Syafrizal, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/5).

Ia menyebutkan, pemkab/pemko diharapkan aktif menyisir warga yang belum terdaftar. Karena, jika tercecer, tidak ada kesempatan lagi bagi masyarakat melakukan perekamam data e-KTP. Setiap warga wajib melakukan perekaman data e-KTP. Jika warga saat ini memiliki KTP manual yang berlakunya sampai 2014 atau 2015 mendatang, maka mereka tetap wajib melakukan perekaman data e-KTP sampai batas waktu yang telah ditetapkan.

“Tercatat 1,3 juta orang belum melakukan perekaman data. Data ini didapatkan dari Dirjen Administrasi Kependudukan (Adminduk). Data itu diketahui setelah membandingkan data jumlah penduduk dengan penduduk yang wajib memiliki KTP,” ujarnya.

Untuk membantu percepatan proses perekaman data e-KTP, Kemendagri telah mengganti alat e-KTP dari 4 daerah,

yaitu Padang, Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Pasaman yang hilang. Selain itu, Kemendagri juga membantu 3 alat mobil e-KTP bagi Kabupaten Tanahdatar. Apabila, Kabupaten Tanahdatar telah menyelesaikan perekam data e-KTP, maka alat tersebut akan dimanfaatkan bagi daerah yang belum tuntas melakukan perekaman data e-KTP.

“Informasi yang kami terima alat e-KTP yang hilang seperti kamera dan laptop telah diganti dan digunakan dalam proses perekaman data e-KTP,” ujarnya.

Sebutnya, daerah yang belum melakukan perekaman data e-KTP adalah Kota Padang sebanyak 208 ribu orang dan Tanahdatar 100 ribu orang.

Direncanakan, Minggu (26/5), Biro Pemerintahan akan turun ke Mentawai untuk melihat proses perekaman data e-KTP di sana. “Saya akan turun langsung memimpin rombongan ke sana. Nanti pak gubernur juga akan melakukan pertemuan dengan wali kota/bupati terkait perekaman data e-KTP ini. Jadwalnya akan dilakukan pada awal Juni untuk melihat evaluasi pelaksanaan perekaman data e-KTP,” ujarnya. (ayu)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA