Date Rabu, 23 July 2014 | 21:11 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Diperkirakan Membeludak usai SNMPTN Diumumkan

Baru 2.000 Cama Ikut SBMPTN

Senin, 20-05-2013 | 10:50 WIB | 1234 klik
Baru 2.000 Cama Ikut SBMPTN

Peserta mengisi formulir pembayaran biaya SBMPTN

Bypass, Padek—Jadwal penerimaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah berjalan seminggu. Namun, hingga akhir pekan kemarin, baru 2.000 calon mahasiswa mendaftar. Diperkirakan pendaftaran bakal membeludak setelah pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada 28 Mei. Sementara pendaftaran SBMPTN ditutup 7 Juni.

“Hal ini memang biasa terjadi dan telah diprediksi. Banyak mahasiswa terutama yang masih menunggu hasil ujian nasional dan SNMPTN. Ini dilakukan calon mahasiswa karena kebanyakan mereka ini ikut dalam seleksi SNMPTN,” kata Panitia Lokal (Panlok) SBMPTN UNP dan Unand, Febrin Anas kepada Padang Ekspres, kemarin (19/5). Febrin yang juga Wakil Rektor I Unand ini mengatakan, calon mahasiswa yang telah mendaftar umumnya lulusan SMA tahun 2012 dan 2011. Pasalnya, tamatan ini hanya memiliki kesempatan pada jalur SBMPTN dan mandiri.

“Belum diketahui jurusan apa yang dipilih. Di website panitia lokal hanya jumlah pendaftar yang terdata. Untuk kelompok pilihan sains dan teknologi (saintek), sosial dan humaniora (soshum), dan campuran tidak ada dalam data panitia lokal,” ujarnya.

Febrin memprediksi akan ada 40 ribu calon mahasiswa yang memilih jalur SBMPTN ini. Ujian tertulis SBMPTN terdiri dari tes potensi akademik (TPA) dan tes kemampuan dasar umum (TKDU). TKDU itu terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika, serta Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Ujian keterampilan SBMPTN terdiri atas lima jenis, ujian keterampilan olahraga, ujian keterampilan sendratasik (seni drama, tari dan musik), ujian keterampilan seni tari, ujian keterampilan seni musik, dan ujian keterampilan seni rupa atau desain.

“Di SBMPTN ini, calon mahasiswa juga bisa memlih jurusan selain UNP dan Unand, juga 62 PTN di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk jalur mandiri PTN dilakukan dengan sistem ujian tulis dan hanya bisa memilih PTN yang ada di daerah mereka,” sebutnya.

Bagi siswa yang kurang mampu di bidang akademik tidak perlu khawatir. Lulusan paket C juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama. “Jalur SBMPTN dan Mandiri PTN memberikan kesempatan bagi siswa secara umum. Artinya, kesempatan nilai siswa yang rendah tetap bisa diterima,” ujarnya.

Porsi penerimaan setiap jalur juga berbeda. Seperti SNMPTN menampung 50 persen, SBMPTN 30 persen, dan Mandiri PTN 20 persen. Untuk UNP, penerimaan mahasiswa SNMPTN Undangan berjumlah 3.026 mahasiswa, SBMPTN berjumlah 1.491 dan reguler mandiri 1.181. Sedangkan Unand menerima mahasiswa jalur SNMPTN undangan 3.264 sedangkan SBMPTN 2.176 mahasiswa.

Febrin menyebutkan, biaya seleksi peserta SBMPTN ujian tertulis untuk kelompok ujian saintek atau soshum Rp 175.000. Sedangkan kelompok ujian campuran Rp 200.000. Selain itu, biaya seleksi untuk ujian keterampilan Rp 150.000 per jenis ujian keterampilan. Biaya seleksi dibayarkan ke Bank Mandiri. Jika dalam suatu daerah tidak ada kantor pelayanan Bank Mandiri, maka biaya seleksi dapat dibayarkan melalui Kantor Pos setempat atau ATM Bersama.

Febrin menjelaskan, jadwal pendaftaran secara online SBMPTN 2013 dibuka 13 Mei pukul 08.00 hingga 7 Juni pukul 22.00. Ujian tertulis pada 18-19 Juni 2013 dan ujian keterampilan pada 20 dan 21 Juni 2013. Hasil SBMPTN akan diumumkan 12 Juli 2013. Cara pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.sbmptn.or.id. (ek)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA