Date Rabu, 30 July 2014 | 03:53 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Polda Tangkap Bandar Sabu

Sabtu, 11-05-2013 | 12:16 WIB | 234 klik

Lolong, Padek—Perang terhadap narkotika dan obat terlarang (narkoba) terus ditabuh. Kemarin (10/5), Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar meringkus dua bandar narkoba yang memiliki jaringan lintas provinsi (luar Sumbar, red) di Gaung Kecamatan Lubukbegalung. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu paket besar sabu Rp 5 juta.

Dua bandar tersebut, Mujarman alias Mak Etek, 48, warga Jalan Palembang No 46 Gaung, Kecamatan Lubukbegalung. Mak Etek, residivis 8 bulan keluar dari LP. Sedangkan rekannya Aridomi, 32, ditangkap di kawasan Pasar Gaung berkat nyanyian Mak Etek.

Penangkapan para tersangka yang dipimpin Kasat I Ditreserse Narkoba AKBP Alidison sekitar pukul 18.00. Pelaku dibawa ke Markas Ditreserse Narkoba beserta barang bukti untuk mengungkap jaringan pelaku.

Informasi dihimpun Padang Ekspres, Mak Etek diringkus di rumahnya tanpa perlawanan. Mak Etek ini terkenal licin. Untuk mengelabui polisi, sehari-hari Mak Etek sebagai toke ikan di kawasan Gaung.

Pengakuan sementara kedua tersangka kepada polisi, barang haram itu mereka peroleh dari seorang bandar besar di Medan Sumut. Barang tersebut dikirim melalui jalur darat dengan perantara angkutan antarkota antarprovinsi. Rencananya, barang haram tersebut akan dikirim kembali ke Painan Pesisir Selatan dan akan diedarkan di kawasan tersebut.

“Meski tersangka residivis, tapi tak jua jera. Informasi yang didapat, Mak Etek kembali terlibat dengan jaringan narkoba luar Sumbar. Kami terus melakukan pengintaian terhadapnya hingga 3 bulan terakhir terkait aktivitas mengedarkan barang haram yang dilakukannya,” kata Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Arif Rahman Hakim.

Pelaku tampaknya cukup lihai dan berpengalaman dengan melakoni dua profesi untuk menutupi aktivitasnya mengedarkan sabu. “Pelaku juga menjadi toke ikan,” terang Arif.

Arif mengatakan, pelaku diringkus saat akan mengirimkan barang haram itu ke Painan, Pesisir Selatan. Saat ditangkap, ia berusaha kabur dan bersembunyi di balik drum besar.

“Tapi kami sigap. Ia tidak berkutik saat digiring ke Mapolda Sumbar guna dimintai keterangan,” ucapnya.

Setelah pengembangan, kata Arif, Mak Etek menyebutkan satu lagi nama rekannya, yaitu Aridomi. Aridomi berhasil ditangkap petugas di kawasan Pasar Gaung. “Kita menduga pelaku ini sudah berulang kalu bertransaksi sabu-sabu,” ujarnya. (w/cr2/kid)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA