Date Jumat, 1 August 2014 | 16:49 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Buka Pendaftaran, Eks RSBI Pungut Biaya

Jumat, 10-05-2013 | 10:43 WIB | 2869 klik

Aziz Chan, Padek—Bagi lulusan TK, SD, dan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah bekas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang kini dijadikan sekolah binaan agar mempersiapkan diri. Sebab, mulai 15 sampai 18 Mei, sekolah binaan ini membuka seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkatan SMP dan SMA.

Sementara pendaftaran tingkatan SD dimulai 20-24 Mei. Sekolah binaan itu, SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 10 Padang, SMPN 1 dan SMPN 8 Padang, serta SD Percobaan.

“Seleksi yang dilakukan terhadap sekolah binaan tidak seketat ketika RSBI dulu. Seperti ujian tulis, soal tidak ada lagi dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Begitu juga tes wawancara dieliminir sehingga lebih transparan dan objektif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata kepada Padang Ekspres, kemarin.

Bukan itu saja, kata Indang, persentase penerimaan di sekolah binaan ini melalui PSB online menjadi 30 persen. Sebelumnya, hanya 10-15 persen. “Sementara melalui seleksi PPDB, porsinya 70 persen,” ujar Indang.

Kepala SMAN 1 Padang, Suardi Dahlan mengatakan, pengambilan formulir dimulai pada 15-18 Mei di sekolah masing-masing. Sistem seleksinya berupa seleksi administrasi dengan menghimpun, mengolah dan memverifikasi nilai rapor siswa SMP sederajat dari semester 1-5 kelas VII-IX pada 19-21 Mei . Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 22 Mei 2013.

Kemudian pendaftaran ulang untuk tes akademik pada 22-24 Mei, sekaligus menyerahkan sertifikat akademis (bila ada, red). Seleksi akademik dengan mata pelajaran yang diuji. Yakni, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, IPA, IPS pada 27 Mei. Pengumuman hasil seleksi akademik setelah pengumuman UN SMP/MTs.

“Bila lulus, baru dilakukan tes psikologi untuk melihat potensi peserta didik secara inteligensi. Akumulasi pembobotan nilai kelulusan pada penerimaan jalur seleksi PPDB adalah nilai rapor 20 persen, nilai UN 15 persen, prestasi 5 persen, tes akademik 60 persen,” ujar Suardi.

Di SMAN 1 Padang, sebut Suardi, terdapat kuota 288 bangku untuk siswa baru. Biaya formulir Rp 95 ribu bagi yang lulus seleksi administrasi untuk daftar ulang. “Kemudian, biaya psikotes disesuaikan lembaga penguji bagi yang telah lulus tes secara keseluruhan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Padang, Darmalis menyebutkan, penerimaan seleksi PPDB dimulai pada 15-18 Mei berupa pendaftaran administrasi. Pengumuman lulus administrasi 23 Mei, tes akademik 25 Mei, pengumuman lulus tes akademik 28 Mei, seleksi skill komputer 29 Mei, psikotes 2 Juni. Pengumuman diterima melalui jalur PPDB 2 hari setelah pengumuman kelulusan SD.

“Seleksi administrasi rapor dari kelas IV hingga kelas VI dan nilai tiga mata pelajaran bahasa Indonesia, IPA dan matematika minimal 7 dalam kota dan 5 untuk luar kota,” ujarnya.

Pada tes akademik, sebut Darmalis, mata pelajaran bahasa Inggris tak lagi diuji kecuali IPA, bahasa Indonesia dan matematika. “Bobot penilaian berupa rapor 15 persen, tes akademik 45 persen, psikotes 25 persen, praktik komputer 10 persen, dan sertifikat 5 persen,” ujar Darmalis .

Untuk tingkatan SD, kata Kepala SD Percobaan Salma Yenti mengatakan, pengambilan formulir pada 20-24 Mei, seleksi administrasi dan akademik 27-29 Mei. Pengumuman tes administrasi dan akademik pada 31 Mei. Bila lulus, tes IQ pada 3 Juni dan pengumuman lulus 12 Juni. Daftar ulang ke sekolah pada 13-15 Juni.

Bobot penilaian meliputi tes administrasi 44 persen, tes akademik 50 persen dan piagam sertifikat 6 persen. “Daftar ulang untuk SD dan SMP tak dikenai biaya, kecuali tes IQ bagi yang lulus sesuai kerja sama dengan lembaga penguji,” ujarnya. (ek)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA