Date Kamis, 31 July 2014 | 20:30 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Camat Tarusan Terbaik Tahap I

Jumat, 03-05-2013 | 13:55 WIB | 342 klik

Painan, Padek—Camat Koto XI Tarusan Hadi Susilo yang mewakili Kabupaten Pesisir Selatan pada kompetensi camat tingkat Provinsi Sumbar pada penilaian kompetensi camat tahap 1, menempati urutan pertama. Penilaian dilakukan tanggal 23 dan 24 April yang lalu diikuti oleh 18 camat terbaik se Sumatera Barat.

Tim Penilai Kompetensi Camat Tingkat Provinsi Sumatera Barat yag diketuai oleh Drs H Rusdi Lubis M.Si, anggota tim Drs H Aristo Munandar dan Drs H Martias Mahyudin MM telah menetapkan 9 Camat yang berkompeten sebagai nominasi peserta yang akan ikut dalam penilaian Tahap II, berupa penilaian lapangan ke 9 kabupaten/kota dan menempatkan Camat Koto XI Tarusan Hadi Susilo urutan pertama dengan nilai 270,1,menyusul pada urutan kedua Endrizal Camat Ampek Angkek Kabupaten Agam nilai 263,2.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Umum (Tapum) Sekdakab Pessel Hamrial Amri kepada Padang Ekspres mengungkapkan, hasil yang dicapai oleh Camat Koto XI Tarusan Hadi Susilo cukup membanggakan. Dimana sebelumnya Hadi Susilo pada tahun 2012 juga ikut kompetensi camat tingkat Provinsi namun menempati urutan kelima.

Amri menambahkan, dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang camat Hadi Susilo telah berupaya memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat seperti dengan mengadakan standar pelayanan publik yang telah dua tahun dijalankan. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan target yang ditentukan.

Sementara itu Camat Hadi Susilo mengungkapkan dalam menjalankan tugasnya selalu melakukan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan yang baik guna menuju pelayanan prima Tahun 2015 dengan misi Memantapkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan,Memantapkan koordinasi pelaksanaan pembangunan Memantapkan koordinasi kegiatan sosial kemasyarakatan

“Berbagai Inovasi dilakukan diantaranya menggratiskan pelayanan non perizinan, menyusun SOP untuk setiap jenis pelayanan, menyediakan loket pelayanan dan ruang tunggu yang representatif. Kemudian menyepakati Piagam Tungku Tigo Sajarangan, Tali Tigo Sapilin, dan melaksanakan Safari Wali Nagari dan lainnya,” ungkapnya (n)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA