Date Selasa, 29 July 2014 | 15:39 WIB
member of Jawa Pos National Network (JPNN)

Home » Berita » Kaba Kampuang

Delapan Orang Diringkus, Satu di Antaranya Pelajar SMP

Gembong Pencuri Diciduk

Rabu, 24-04-2013 | 13:47 WIB | 452 klik

M Yamin, Padek—Lagi-lagi dunia pendidikan tercoreng oleh tindak kriminal yang dilakukan pelajar. Baru sebulan lalu, seorang pelajar mencuri ban mobil, kini seorang pelajar kelas VIII SMP terlibat dalam komplotan spesialis pencurian di dalam rumah.

Akibat perbuatannya, pelajar itu kini mendekam di sel Mapolresta Padang.

Dia ditangkap bersama tujuh rekannya yang masih satu komplotan pencurian. Tujuh kawanan pencuri itu, tiga di antaranya spesialis pencurian motor (curanmor), tiga pelaku spesialis pengupakan rumah, seorang lagi diduga spesialis pengedar sabu.

Kedelapan tersangka ini ditangkap polisi di sebuah rumah di kawasan Simpangharu. Komplotan ini biasa beraksi di 10 lokasi di Padang. Mereka adalah HS, 15, siswa salah satu SMP swasta di Padang, Roni Dian alias Karok, 31, warga Gunungpangilun, Dedet Eka Putra, 24, warga Kuraopagang, Doni Andeska alias Doyok, 27, warga Gunungpangilun.

Ketiga pelaku komplotan curanmor, Aldi Putra, 27, warga Gunungpangilun, Niko Saputra, 24, warga Kototinggi (Padang Timur), Adep, 24, warga Pauh. Tersangka pengedar sabu bernama Rian Hidayat alias Ucok, 34, warga kompleks PJKA Simpangharu. Kedelapannya ditangkap di kawasan Simpangharu saat berkumpul, Senin (22/4) malam.

Dari tangan para tersangka disita barang bukti berupa empat unit sepeda motor Suzuki Satria FU, satu unit Yamaha Vixion, satu unit Honda Beat. Selanjutnya, satu unit motor Suzuki Nex, satu unit Yamaha Scorpio, tiga kunci letter T, satu unit TV merek LG 21 inci dan satu paket kecil sabu beserta bong (alat isap).

“Total tersangka yang kita amankan, ada delapan orang.

Kini telah kita amankan di sel tahanan Mapolresta Padang,” ujar Kapolresta Padang Kombes Pol Seno Putro, kepada Padang Ekspres, kemarin (23/4).

Seno pun membenarkan salah satu pelakunya, salah seorang pelajar SMP swasta yang kini tengah mengikuti UN di Padang. “Kami akan memberitahukan kepada pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait siswa yang terlibat dalam aksi tindak kriminalitas tersebut,” ujar Seno yang menyebut komplotan ini telah beraksi di 10 TKP di Padang.

Untuk tersangka narkoba, polisi menyita barang bukti berupa sabu beserta alat isapnya. Kasusnya dilimpahkan ke bagian Satuan Narkoba Polresta Padang.

Menyikapi adanya seorang pelajar SMP dalam komplotan itu, Kepala Dinas Pendidikan Padang Indang Dewata mengaku telah mendapatkan informasi penangkapan pelajar tersebut. “Setelah diputuskan pengadilan, pelajar itu otomatis kita keluarkan dari sekolah dan tidak diterima di sekolah-sekolah yang ada di Padang,” tuturnya. (*)

BERITA TERKAIT

KOMENTAR BERITA